SUMUR BOR PASCA BENCANA DI SULAWESI BARAT SUDAH DINANTIKAN MASYARAKAT

0
248

Mamuju – BWS Sulawesi III Palu melalui Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Sulawesi III lingkup PPK OP SDA III terus melanjutkan pembangunan sumur bor pasca bencana gempa Sulawesi Barat di 6 titik, yaitu 5 titik di Mamuju dan 1 titik di Majene.

Titik-titik pembuatan sumur bor di Mamuju yang saat ini sedang dalam proses yaitu pada lokasi Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Terminal Regional Mamuju, KOREM 142 Mamuju, POLDA Sulawesi Barat, Stadion Manakarra Mamuju, dan yang terakhir titik lokasi pembuatan sumur bor di Majene, yaitu di Desa Mekkatta

Beberapa item pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan adalah sebagai berikut:

Pekerjaan pengeboran sumur air tanah pada 6 titik, Pekerjaan pengadaan dan pemasangan pompa dan solar cell pada 6 titik,Pekerjaan jaringan pipa transmisi pada 6 titik,Pekerjaan bak penampung/panel tangki air pada 6 titik,Pekerjaan hidran umum pada 6 titik

Pembangunan sumur bor pasca bencana di Mamuju dan Majene ini termasuk ke dalam kegiatan penanggulangan tanggap darurat bencana gempa bumi yang mengacu pada Peraturan Menteri PUPR No. 13/PRT/M/2015, tentang Penanggulangan Darurat Bencana Akibat Daya Rusak Air.

Waktu pelaksanaan kegiatan tanggap darurat bencana gempa bumi di Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat ini dikerjakan selama 90 (Sembilan Puluh) hari kalender dalam setahun, terhitung sejak dikeluarkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

Kepala BWS Sulawesi III Palu, Taufik S.ST., MT. Saat melakukan monitoring pada( 18/02/2021)berharap pelaksanaan kegiatan tanggap darurat bencana gempa di Sulawesi Barat dapat diselesaikan sesuai target dan mutu konstruksi yang telah ditetapkan, agar masyarakat terdampak bencana di Mamuju dan Majene segera mendapatkan manfaat dari pembangunan sumur bor tersebut.

 

 

 

The playlist identified with the request's playlistId parameter cannot be found.

LEAVE A REPLY