Polres Morowali Utara Dalami Pungli Pasar Beteleme

0
401

RadarNasional,Morowali Utara- Polres Morowali Utara (Morut) mendalami pungutan liar (PUNGLI) Pasar Beteleme kecamatan Lembo kabupaten Morowali Utara (Morut),

Saat melakukan koordinasi dengan Kapolres Morowali Utara AKBP Ade Nuramdani, SH. S.I.K, MM orang nomor satu dilingkup Polres Morut ini langsung merespon,”Trima kasih informasinya mas, kami cek dulu mas,” tulis Kapolres Morut (10/7)

Foto istimewa

Pasca PUNGLI Pasar Beteleme sampai kepada orang nomor satu di Polres Morut ini, kami memperoleh informasi bahwa penyidikan sudah dimulai,”Penyidikan akan dimulai besok senin,” ujar sumber terpercaya kami (11/7)

Berita soal PUNGLI Pasar Beteleme ini bukan hanya di sikapi serius oleh Polres Morut. Bahkan dalam akun media sosial facebook Subbid Penmas Sulteng ikut mengomentari berita Pungli Pasar Beteleme yang dirillis media online Targettipikor.com

“Segera buat pengaduannya kepada satgas saber pungli Morut yang diketuai Wakapolres,” komentar Akun Subbid Penmas Sulteng

Soal PUNGLI di Pasar Beteleme ini sudah beberapa kali menjadi keluhan para pedagang, Pasalnya sejak pasar Beteleme ini berdiri, setiap pedagang pasar yang menggunakan loss petak diwajibkan membayar retribusi perbulan.

“Sudah kurang lebih setahun, bayar retribusi perbulan 25.000 permeja di setor ke mandor pasar. Pembayaran kurang lebih sekitar 2 minggu setelah pasar ini dibuka,” ujar salah satu pedagang yang ditemui media ini rabu 07 juli 2021 siang.

Dari penelusuran media ini ada 182 lapak,yang aktif membayar kurang lebih100 lapak, sementara yang lain pindah di luar gedung, bahkan menjual di bagian depan di pinggiran jalan masuk Pasar Beteleme.

PUNGLI yang dilakukan oleh perorangan di pasar Beteleme jadi pertanyaan. Karena bangunan pasar Beteleme adalah asset Pemerintah Daerah Morowali Utara, dimana DPRD Morut tengah menggarap regulasi yang mengatur retribusi pasar.**

The playlist identified with the request's playlistId parameter cannot be found.

LEAVE A REPLY