RUSDY MASTURA SEPAKAT TAMBANG RAKYAT BERKONSEP KOPERASI

0
873

RADARNASIONAL,PALU-Gubernur terpilih Bapak Rusdy Mastura yang akrab disapa Bung Cudi, sepakat gagasan Tambang Rakyat melalui konsep Koperasi.

Konsep Koperasi menjadi dasar masyarakat menjalankan program ekonomi ditengah arus global saat ini.

“Ini gagasan lama saya, kata Bung Cudi”.

“Saya akan mengambil peran disitu nanti setelah saya dilantik untuk Gubernur terpilih Sulawesi Tengah, Perusda akan banyak saya bentuk sesuai kebutuhan perekonomian Rakyat, salah satunya gagasan Koperasi Tambang Rakyat yang Agussalim SH katakan itu”.ujarnya

Lanjut dari pada itu,Diinvestasi ini menjadikan agenda pokok ekonomi politik rakyat kecil dalam iklim usaha berskala besar, khususnya disektor Pertambangan dan Perkebunan Sawit.jelas Cudi panggilan akrabnya

Menurut Advokat Rakyat Agussalim SH bahwa Koperasi Tambang Rakyat akan menjadi percontohan Pertama di Indonesia yang didorong oleh Rakyat bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah

“Sekiranya Bung Cudi, dalam visi misinya menuntaskan kemiskinan rakyat di Sulteng dapat diantisipasi melalui Koperasi Tambang Rakyat, saya yakin ini akan menjadi bukti awal dari tuntutan Visi Misi Beliau ujar Agussalim SH.

Kegiatan pertambangan rakyat dilaksanakan dalam suatu Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Kegiatan pertambangan rakyat dapat dikelompokkan penambangan mineral logam, semisal,pertambangan mineral bukan logam, pertambangan batuan; dan / atau pertambangan batubara.

Dalam Pasal 48 Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara (“PP 23/2010”) untuk mendapatkan HKI, pemohon harus memenuhi: Sebuah. syarat-syarat administratif;

b. persyaratan teknis; dan

c. persyaratan finansial.

Jelas, Agussalim SH diperlukan kriteria dan persyaratan teknis bagi Pertambangan Rakyat yang menurut Agussalim SH ini memudahkan hadirnya Tambang Rakyat melalui Koperasi agar stigma hukum saat ini dengan istilah PETI (Pertambangan Ilegal dan tanpa ijin) tidak akan terjadi lagi.

” Kita ini kaya Sumber Daya Alam dari sumber-sumber penghidupan agraria, ini basis Konsitusi Pasal 33, Rakyat harus sejahtera, bukan Pemodal tegas Agus sapaan akrabnya eksponen Reformasi.katanya

Selain itu, Bahkan, daerah akan berkembang dan maju dikarenakan rakyat sejahtera dari problem pokoknya, yakni kemiskinan.Bahkan menurut Bung Cudi, kita akan dorong dimana mana hadirnya BUMDes dan melalui Koperasi dari kebutuhan perekonomian daerah di Perusahaan Daerah berbasis Sektoral.Ungkapnya

Dalam pasal 48 Peraturan Pemerintah No 23/2010 menunjukkan kehadiran Koperasi dan kelompoknya berdasarkan program prioritasnya yang diajukan akan memenuhi kriteria lahirnya Pertambangan Rakyat.

Ini diajukan bersamaan dengan persyaratan finansial yang dimaksud berupa laporan keuangan 1 (satu) tahun terakhir dan hanya dipersyaratkan bagi koperasi setempat.

Semuanya memiliki dasar hukum seperti Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara, Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2010 tentang Wilayah Pertambangan, Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara yang telah diubah beberapa kali, terakhir diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2014 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara .jelas agus

Penulis:AD

The playlist identified with the request's playlistId parameter cannot be found.

LEAVE A REPLY