Konsolidasi Tani STS Sigi adakan pertemuan Anggota

0
249

Radarnasional-Bertempat di Desa Sibowi, Serikat Tani Sigi (STS) dan Lembaga Adat Desa Sibowi melakukan pertemuan dengan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Sulawesi Tengah (24/06)

Dalam pertemuan tersebut, KPA mengajak Sarekat Hijau Indonesia (SHI) Sulawesi Tengah dan LBH SULTENG membahas rancangan Kongres ke 2 yang sempat vakum sejak Kabupaten Sigi mekar dari Kabupaten Donggala.

Dalam momen pertemuan konsolidasi STS kali ini mendiskusikan agenda “Majukan Perjuangan Rakyat Dan Kaum Tani Untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan Yang Berbasis Reforma Agraria Sejati Yang Mandiri Dan Berdaulat’’.

Lahirnya STS merupakan wadah bersatu dari petani di Kecamatan Tanambulawa yang tidak memiliki lahan dan terdesaknya ruang kelola pertanian dan perkebunan akibat tapal Batas Taman Nasional Lore Lindu (TNLL).

Rifi selaku Koordinator KPA Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa Kekuatan Petani terletak pada Organisasinya sendiri yang memiliki program kerja yang baik dan jelas.

“KPA akan terus mensuport anggotanya seperti STS dalam menjalankan program kerja dengan mengikuti agenda bersama untuk itu KPA akan membantu membantu seperti Lokasi Prioritas Pembaruan Agraria (LPRA) di setiap upaya anggota KPA tingkat lokal. ujar Rifi

Agussalim SH menambahkan” Mari kita ciptakan Demokrasi rakyat dalam menentukan Hak Petani dalam mengelola lahan dan terjaminya produksi hasil panen bukan dijadikan stigma hukum yang membuat petani menjadi objek peraturan sektoral konservasi anti rakyat “.Tegasnya

Diketahui sejak keberadaanya TNLL yang hadir lebih 20 tahun telah menyebabkan petani dan masyarakat adat sekitar tapal batas semakin terjepit menuju krisis Agraria .kata Advokat Rakyat Agussalim. SH.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA) yang telah diusulkan oleh sejumlah Civil Society Organization (CSO) pertanahan 2023 mendatang .

Direktur Jenderal (Dirjen) Penataan Agraria Andi Tenrisau bahwa terdapat tiga CSO yang mengusulkan LPRA,.

1.Mereka adalah Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) 2.mengusulkan 32 lokasi, Serikat Petani Indonesia (SPI) 3.mengusulkan 24 lokasi serta GEMA PS mengusulkan 16 lokasi.

Usulan itu disampaikan dalam pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan perwakilan CSO pertanahan, Rabu 2 Desember 2020 Lalu .

 

 

 

 

 

[yotuwp type="videos" id="jmZnAc_593w" ]

LEAVE A REPLY