RadarNasional,Donggala -Pengabdian tak mengenal batas telah ditunjukkan oleh Bripka Annas, seorang Bhabinkamtibmas yang bertugas di wilayah Banawa Selatan, Polres Donggala, Polda Sulawesi Tengah. Atas dedikasi luar biasanya, ia dianugerahi Hoegeng Awards 2025 dalam kategori Mengukir Sejarah Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.
Sejak tahun 2016, Bripka Annas telah mendedikasikan hidupnya untuk melayani masyarakat di dua desa terpencil: Ongulara dan Malino — wilayah yang baru menikmati listrik pada tahun 2022, dengan akses jalan berbatu dan menantang. Namun keterbatasan itu tak menyurutkan semangatnya untuk membawa perubahan.
Tak hanya menjalankan tugas keamanan, Bripka Annas juga dikenal sebagai pejuang literasi bagi anak-anak dari suku pedalaman Da’a. Ia membimbing mereka membaca, menulis, dan memahami etika serta bahaya kenakalan remaja. Dengan ketulusan, ia menyulap ruang-ruang sederhana menjadi taman belajar, tempat anak-anak mengenal dunia melalui buku.
“Pendidikan harus menjangkau hingga ke ujung negeri. Anak-anak di pelosok juga berhak bermimpi dan memiliki masa depan,” ujar Bripka Annas, usai menerima penghargaan.
Dedikasinya menjadi inspirasi tentang bagaimana seorang polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga pelayan masyarakat sejati. Dengan penghargaan ini, suara pedalaman pun kini lebih terdengar — membawa harapan bahwa negara hadir, bahkan hingga ke tapal batas.






