SDN Lasoani Gelar Simulasi Bencana, Wawali Imelda: Edukasi Sejak Dini Wajib untuk Kota Rawan Bencana

oleh -626 Dilihat

RadarNasional,Palu, 21 Oktober 2025 — SD Negeri Lasoani menggelar Edukasi Simulasi Bencana di halaman sekolah pada Selasa pagi (21/10). Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana bagi peserta didik serta tenaga pendidik sejak dini.

Program ini dilaksanakan atas kerja sama pihak sekolah dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palu. Melalui simulasi gempa bumi, kebakaran, dan situasi darurat lainnya, siswa serta guru dilatih secara langsung mengenai langkah penyelamatan diri dan evakuasi yang tepat saat bencana terjadi.

Pihak sekolah menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman praktis kepada siswa mengenai cara menghadapi bencana secara benar dan tidak panik. Para guru juga dilibatkan agar lebih siap menjadi pelindung utama bagi peserta didik di lingkungan sekolah.

Kegiatan semakin bermakna dengan kehadiran Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana, yang memberikan apresiasi atas inisiatif sekolah dan instansi terkait.
Anak-anak kita harus dibekali pengetahuan yang benar tentang cara menyelamatkan diri saat bencana. Kesiapsiagaan tidak boleh hanya untuk orang dewasa, tetapi harus dimulai sejak dini agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tanggap dan sigap,” jelas Imelda.

Ia menambahkan bahwa sebagai daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi, edukasi kebencanaan wajib menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran di sekolah-sekolah di Kota Palu.
Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi acara tahunan, tetapi menjadi budaya di semua satuan pendidikan. Edukasi seperti ini harus berkelanjutan dan terstruktur,” tegasnya.

Selama kegiatan, siswa mendapatkan edukasi dasar mengenai jenis bencana, penyebab, dampak, serta tindakan yang perlu dilakukan untuk meminimalkan risiko. Materi disampaikan secara interaktif dan mudah dipahami, sehingga siswa dapat mengikuti dengan antusias.

Simulasi ini diharapkan dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk menyelenggarakan program serupa. Ke depan, pemerintah berharap edukasi kebencanaan dapat menjadi bagian dari kurikulum pembelajaran sejak jenjang PAUD, sehingga generasi muda Palu tumbuh dengan kemampuan bersikap tenang, waspada, dan siap menghadapi situasi darurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.