Mengenal Lebih Dekat Transformasi Polresta Palu di Bawah Kepemimpinan Kombes Pol. Deny Abrahams

oleh -2274 Dilihat

Palu, Sulawesi Tengah – Sebuah babak baru dalam sejarah kepemimpinan Polresta Palu resmi dimulai. Kombes Pol. Deny Abrahams, S.H., S.I.K., M.H., seorang perwira menengah dengan rekam jejak panjang dan reputasi mengesankan, beberapa bulan resmi dilantik sebagai Kapolresta Palu menggantikan Kombes Pol. Barliansyah yang kini mengemban amanah baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Madya Tingkat III di Sespimmen Lemdiklat Polri.

Pelantikan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2776-2777/XII/KEP./2024 yang ditandatangani langsung oleh Komjen Pol Dedi Prasetyo atas nama Kapolri. Momentum ini menjadi titik balik yang sarat harapan bagi masyarakat Palu yang merindukan wajah Polri yang lebih humanis, responsif, dan berintegritas.


Sang Putra Lama Kembali Pulang

 

Kombes Deny Abrahams pria berdarah Ambon bukanlah sosok asing bagi kota ini. Ia pernah menjabat sebagai Kasat Intel Polres Palu pada tahun 2002–2004—masa ketika Palu tengah menghadapi dinamika sosial dan keamanan yang kompleks. Kini, dua dekade kemudian, ia kembali. Namun kali ini bukan sebagai anak buah, melainkan sebagai nahkoda yang dipercaya menakhodai kapal besar Polresta Palu menuju arah yang lebih baik.

Sebelum kembali ke Palu, Deny menjabat sebagai Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Maluku, posisi strategis yang memberinya reputasi sebagai polisi yang berpihak pada rakyat, mengedepankan pendekatan humanis, dan menjadikan pelayanan publik sebagai poros utama dalam pengambilan kebijakan.


Delapan Bulan, 8 Langkah Menuju Transformasi

 

Meski baru menjabat beberapa bulan, gebrakan nyata Kombes Deny langsung terasa di tubuh Polresta Palu. langkah strategis telah ia tempuh dalam waktu singkat, membuktikan bahwa perubahan bukan sekadar retorika, melainkan komitmen yang bisa dilihat dan dirasakan:

  1. Pembentukan Tim Jaguar (Penjaga Gangguan Anti Kerusuhan): Tim cepat tanggap ini menjadi ujung tombak dalam merespons gangguan ketertiban secara sigap dan profesional.

  2. Sat Resnarkoba Polresta palu : ungkap puluhan  kasus Narkoba yang merajalela
  3. Revitalisasi Jatanras: Unit Jatanras kembali menunjukkan tajinya dengan berbagai pengungkapan kasus kriminal jalanan pencurian kendaraan serta kasus Kasus kriminal lainnya .

  4. Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) diperluas hingga ke tingkat kelurahan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kepolisian baik Polsek Polsek serta Pelayanan humanis  bersama Bhabinkamtibnas

  5. Operasi Humanis di Titik Rawan: Bukan hanya razia, tapi juga edukasi dan dialog bersama masyarakat dilakukan secara rutin..

  6. Konsolidasi Internal: Penataan ulang manajemen internal dan sistem pengawasan kinerja personel agar bebas dari pungli dan arogansi.

  7. Hidupnya Tim Lantas Humanis Kota Palu” kemungkinan merujuk pada upaya Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Palu dalam menjalankan tugas mereka dengan pendekatan yang lebih humanis. Ini mencakup pelayanan yang lebih ramah, edukatif, dan berbasis pada pemahaman kebutuhan masyarakat, bukan hanya penegakan hukum semata.
  8. Sosialisasi Media Pers Dan Digital: Menjadikan media Pers sebagai jembatan komunikasi aktif antara Polri dan masyarakat

    DLL


Penghargaan Nasional: Bukti Nyata Kerja Nyata

 

Puncak dari kinerja luar biasa itu terjadi saat Kombes Deny menerima penghargaan nasional dalam Musrenbang Polri Tahun 2025 yang diselenggarakan di Gedung Mutiara PTIK Jakarta Selatan, 19 Juni lalu. Penghargaan itu tak sekadar simbol prestise, melainkan validasi atas keberhasilan transformasi pelayanan publik Polresta Palu.

Penghargaan tersebut tertuang dalam Keputusan Kapolri Nomor Kep/872/VI/2025, sebagai bentuk pengakuan atas inovasi pelayanan publik, peningkatan kepercayaan masyarakat, dan reformasi birokrasi internal.

Dalam pidatonya, Deny tak menyebut namanya sendiri. Ia menyebut timnya, anggotanya, dan masyarakat.

“Penghargaan ini adalah milik seluruh personel Polresta Palu dan warga Palu. Ini bukan puncak, tapi pijakan untuk melompat lebih tinggi. Kami akan terus bergerak, melayani, dan membangun Polri yang bukan hanya dihormati, tapi juga dicintai,” ucapnya.


Figur Humanis di Balik Seragam

 

Di mata masyarakat yang mengenal Beliau, Kombes Deny bukan hanya pemimpin yang cerdas, tapi juga simbol keteladanan dan empati.Dalam banyak kesempatan, ia turun langsung ke lapangan, menyapa warga, mendengarkan keluhan pedagang bersama pemerintah kota Palu bahkan kegiatan sosial dalam memberikan bantuan kepada masyarakat serta para jajaran Polresta Palu Baginya, pangkat bukan jarak—melainkan tanggung jawab.

“Menjadi polisi itu bukan tentang kekuasaan, tapi pengabdian. Kita hadir bukan untuk ditakuti, tapi untuk dipercaya,” katanya dalam salah satu forum komunitas.


Palu dan Harapan Baru

 

Masyarakat Palu kini menaruh harapan besar kepada Polresta Palu di bawah kepimpinan Kombes Deny Abrahams. Mereka tak sekadar ingin merasa aman, tapi juga didengarkan dan dihormati. Mereka ingin polisi yang bersahabat, bukan mengintimidasi. Polisi yang hadir sebelum masalah terjadi, bukan hanya saat bencana menimpa.

Dengan tangan terbuka dan tekad membaja, Kombes Deny menjawab panggilan itu.

“Saya datang bukan hanya untuk menjalankan tugas, tapi untuk menjadi bagian dari warga Palu. Bersama, kita wujudkan kota yang aman, damai, dan sejahtera,” tutupnya.


Penutup: Dari Palu 

Polresta Palu melalui kepimpinan Kombes Pol Deny Abrahams hari ini bukan sekadar nama. Ada harapan dari simbol perubahan. Di tengah tantangan dan kritik terhadap institusi Polri, kehadirannya menjadi angin di tubuh Polri yang menyegarkan: bahwa kepolisian bisa berubah, bisa dekat, dan bisa dicintai.

Dan dari Palu, team media Radarnasioanl melakukan wawancara terkait Pelayanan Polresta Palu acak dari puluhan masyarakat kisah inspiratif ini mengalir, mengingatkan kita bahwa pemimpin yang baik bukan yang paling tinggi suaranya—tetapi yang paling tulus langkahnya.

TEAM RADARNASIONAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.