“Sunyi di Tengah Keramaian: Beberapa Kafe dan Pusat Belanja di Palu Terpantau Tanpa Musik Mungkin Imbas Kebijakan Royalti”

oleh -1080 Dilihat

RADARNASIONAL,PALU-Ada yang berbeda dari suasana kafe dan pusat pembelanjaan di Kota Palu belakangan ini. Jika biasanya pengunjung disambut dengan alunan musik yang membuat suasana lebih hidup, kini yang terdengar hanyalah suara obrolan, langkah kaki, dan dentingan gelas serta suara kendaraan .Fenomena “cave tanpa suara” mulai terasa nyata di tengah musim kebijakan pemerintah soal royalti musik.

Sejumlah tempat usaha komersial seperti kafe, restoran, bahkan pusat belanja di kawasan Kota Palu memilih mematikan musik mereka demi menghindari kewajiban membayar royalti. Akibatnya, suasana yang biasanya meriah kini berubah menjadi senyap dan canggung.

“Kurang asyik tanpa musik yah. Kami datang ingin santai, menikmati kopi sambil dengar lagu-lagu hits atau live music,” keluh salah satu pengunjung di sebuah kafe yang tidak mau disebutkan

Tak hanya satu dua tempat, tim pantauan RadarNasional juga menemukan sejumlah kafe ternama lainnya turut menghentikan pemutaran musik — baik melalui playlist digital maupun pertunjukan live — sejak pemberlakuan aturan royalti musik komersial diperketat.

Beberapa pengusaha mengaku masih bingung dengan mekanisme pembayaran royalti serta khawatir akan sanksi jika memutar musik tanpa izin resmi. Kondisi ini justru berdampak pada kenyamanan pengunjung dan potensi turunnya jumlah pelanggan.

“Pengunjung jadi cepat pulang. Biasanya mereka betah nongkrong berjam-jam kalau ada musik,” ungkap salah satu pemilik kafe yang enggan disebutkan namanya.

TIM RADARNASIONAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.