Drama Curanmor di Palu: Resmob Tadulako Tangkap 3 Pelaku, Kapolresta Palu Tegas: “Tak Ada Ruang Bagi Penjahat di Kota Ini!”

oleh -2014 Dilihat

Palu, Radar Nasional – Malam yang tenang di Kota Palu pecah ketika Tim Resmob Tadulako Polresta Palu melakukan operasi penangkapan terhadap tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kasus ini begitu menyita perhatian lantaran otak pelaku justru orang dekat korban sendiri.

Tiga pria tersebut masing-masing berinisial C (28), otak pencurian; W (36), rekan yang membantu eksekusi; serta R (40), penadah motor curian.

Modus Licik: Kepercayaan yang Dikhianati

Foto : 3 Pelaku

Kejadian bermula pada 31 Juli 2025 di Jl. Maluku, Lorong Kubur Cina, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan. Korban melaporkan kehilangan motor Honda Genio hitam. Saat polisi menelusuri rekaman CCTV, wajah pelaku mengejutkan korban. Ia mengenali bahwa sosok itu adalah temannya sendiri, C.

Modus C sangat licik. Ia meminjam motor korban, lalu diam-diam membawa ke tukang kunci untuk membuat duplikat. Dengan kunci palsu itulah, ia bersama W mengambil motor. Motor hasil curian kemudian dijual kepada R, yang berperan sebagai penadah.

Malam Penangkapan yang Menegangkan

Informasi keberadaan C didapat pada 23 Agustus 2025 malam. Tim Resmob Tadulako yang dipimpin IPTU Erics Iskandar, S.H. dan Aiptu Gustiansyah, S.H. langsung bergerak ke sebuah kos di Jl. Sungai Sausu, Kota Palu.

Suasana hening pecah saat pintu kos diketuk keras. Beberapa warga berkerumun dari kejauhan, menahan napas menyaksikan penangkapan. C tak berkutik ketika aparat memborgol tangannya.

“Pelaku utama memanfaatkan kedekatan dengan korban. Modusnya sederhana, tapi sangat merugikan. Untungnya, seluruh rangkaian pelaku berhasil kami tangkap,” tegas IPTU Erics Iskandar usai penangkapan.

Tak berhenti di situ, polisi bergerak ke BTN Baliase, Kabupaten Sigi, untuk membekuk R sang penadah. Terakhir, W berhasil diringkus di rumahnya. Tiga pelaku akhirnya digiring ke Mapolresta Palu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolresta Bicara Tegas

Kasus ini langsung mendapat perhatian serius dari Kapolresta Palu Kombes Pol. Denny Abrahams. Dengan suara lantang, ia mengirim pesan keras bagi para kriminal di Kota Palu.

“Di kota ini tidak ada tempat aman bagi penjahat. Kami akan kejar sampai dapat, ke mana pun mereka lari. Warga harus hidup tenang, dan kami berdiri di garda terdepan untuk menjaganya,” tegasnya.

Korban Menangis Haru, Warga Beri Dukungan

Bagi korban, kenyataan pahit bahwa motornya dicuri oleh temannya sendiri sulit diterima. Air matanya tak terbendung saat melihat C digiring polisi. “Saya tak pernah menyangka, orang yang saya anggap saudara tega mengkhianati saya seperti ini,” ucapnya dengan suara bergetar.

Masyarakat pun ikut lega atas keberhasilan polisi. “Akhir-akhir ini kami cemas karena motor sering hilang. Syukur Resmob cepat bergerak. Malam ini, kami bisa tidur lebih tenang,” kata salah seorang warga setempat.

Pesan Keras: Jangan Coba Main di Palu

Barang bukti berupa satu unit Honda Genio hitam kini diamankan di Mapolresta Palu. Polisi terus mendalami kemungkinan adanya jaringan curanmor lain.

Namun satu hal jelas: keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Resmob Tadulako tak memberi ruang bagi pelaku kejahatan. Bagi penjahat yang masih berkeliaran, pesan polisi tegas: “Jangan coba-coba bermain di Palu, cepat atau lambat, kalian pasti akan terjerat hukum.”

Tim Media RadarNasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.