Setelah Disorot Publik, PT Bumi Karsa Siap Perbaiki Kerusakan Drainase di Kawatuna Palu

oleh -1106 Dilihat

Palu — Setelah ramai diberitakan mengenai kondisi drainase Jalan Kebun Sari, Kawatuna, Kota Palu, yang tampak retak, rusak, dan ditumbuhi semak belukar, pihak PT Bumi Karsa akhirnya angkat bicara.
Drainase tersebut merupakan bagian dari proyek Rekonstruksi Jalan Lingkar Dalam Palu 1, pekerjaan jalan pascabencana dengan nilai kontrak mencapai Rp199.115.312.200.

Menanggapi pemberitaan Media RadarNasional.net, PT Bumi Karsa menyatakan siap melakukan perbaikan dan telah menugaskan tim teknis untuk turun langsung ke lokasi guna mengecek dan memperbaiki item pekerjaan yang mengalami kerusakan.

“Kami sudah menerima informasi terkait kondisi drainase di lokasi tersebut. Saat ini tim kami sudah diarahkan untuk turun langsung mengecek dan melakukan perbaikan sesuai temuan di lapangan. ,” ujar Hamdan perwakilan PT Bumi Karsa, Jumat (7/11/2025).

Pihak perusahaan juga menegaskan bahwa setiap kritik dan masukan dari masyarakat maupun media akan dijadikan bahan evaluasi, sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan tanggung jawab publik.

“Kami berterima kasih atas perhatian masyarakat dan media. Semua laporan akan kami tindaklanjuti karena proyek ini untuk kepentingan publik, dan kami ingin hasilnya benar-benar bermanfaat bagi warga,” tambahnya.

Sementara itu, pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah melalui Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) III turut memberikan tanggapan tegas.
Satker menyebut sudah menginstruksikan tim pengawas untuk turun langsung memeriksa kondisi lapangan.

“Sudah saya instruksikan pengawas kami untuk cek lokasi tersebut. Mudah-mudahan segera ada perbaikan dari penyedia jasa dan menjadi perhatian kami ke depannya,” ujar pihak Satker PJN III BPJN Sulteng, Jumat (7/11/2025).

Proyek yang menjadi bagian dari program pemulihan infrastruktur pascabencana ini diharapkan dapat berjalan sesuai standar mutu dan spesifikasi teknis.
Langkah cepat dari PT Bumi Karsa serta pengawasan ketat dari BPJN Sulteng diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap kualitas pembangunan infrastruktur nasional di Sulawesi Tengah.

AD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.