Donasi Rp11 Juta dari Tiga Organisasi Media Sulteng Disalurkan ke 5 Wartawan Korban Banjir Aceh

oleh -759 Dilihat

Radarnasional,Aceh – Donasi Rp11 juta dari tiga organisasi media siber di Sulawesi Tengah (Sulteng), yakni Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), akhirnya tersalurkan kepada lima wartawan korban banjir di sejumlah kabupaten di Aceh.

Dilansir Dari Detaknews Masing-masing wartawan menerima bantuan Rp2,2 juta. Penyaluran dana dilakukan melalui Ketua JMSI Aceh, Hendro Saky, pada Sabtu (6/12/2025).

Hendro mengatakan lima wartawan yang menerima bantuan merupakan mereka yang terdampak paling parah dari banjir bandang. Identifikasi dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Jadi, posisi kami hanya membantu menyalurkan,” ujar Hendro.

Ia menjelaskan, verifikasi data dilakukan secara ketat untuk memastikan kondisi para penerima benar-benar memerlukan bantuan. Hendro mengungkapkan bahwa awalnya JMSI Aceh berencana memperluas jumlah penerima, namun mempertimbangkan tingkat kerusakan yang dialami, keputusan akhirnya adalah memperkecil jumlah penerima agar nilai bantuan yang diterima lebih signifikan.

“Jumlah penerimanya kita perkecil agar uang tunai yang diterima bisa lebih besar,” sebutnya.

Menurut Hendro, dana Rp2,2 juta diharapkan bisa dimanfaatkan para wartawan untuk membeli perlengkapan rumah tangga yang rusak akibat banjir, seperti kompor gas, tabung gas, serta kebutuhan lainnya. Dengan begitu, para jurnalis tersebut bisa kembali menjalankan aktivitasnya dan meliput perkembangan bencana di wilayah masing-masing.

Adapun lima penerima bantuan tersebut yakni:

  • Salman, wartawan AJNN.net di Pidie Jaya

  • Haiqal, wartawan di Aceh Utara–Lhokseumawe

  • Yunis, wartawan Koalisi.com di Aceh Utara

  • Zulfitra, wartawan Metropolis di Aceh Tamiang

  • Edi Anwar, wartawan Aceh Portal di Langsa

  • Asrul, wartawan AJNN di Aceh Tamiang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.