KEMBALI PEMBANTU MASYARAKAT INI BWSS III PALU DIDUGA ACUH TAK ACUH TERHADAP SEJUMLAH PROYEK DI SIGI DENGAN ANGGARAN RATUSAN MILYRAD TANPA PERAWATAN YANG DI HARAPKAN

oleh -430 Dilihat

RadarNasional,Palu-Proyek rehabilitasi dan rekonstruksi Sistem Irigasi Gumbasa Paket III yang melekat pada Balai Wilayah Sungai Sulawesi III (BWSS III) Palu kembali menjadi sorotan publik. Proyek bernilai ratusan miliar rupiah ini dipertanyakan kualitas pekerjaan serta pelaksanaan pemeliharaannya.

Foto : retakan yang terlihat di kawasan aliran air irigasi kawasan area sidondo 

Pekerjaan rehabilitasi sepanjang 8,3 kilometer tersebut dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan (PP) Tbk, dengan pagu anggaran sebesar Rp302.077.405.000 dan nilai kontrak Rp256.901.079.000. Proyek ini didanai melalui Asian Development Bank (ADB) dan disebut telah rampung.

Foto : kondisi terkini kawasan irigasi yang dipenuhi semak belukar yang melekat di badan bangunan irigasi tanpa adanya penanganan 

Namun hasil pemantauan media di lapangan 3/01/2026 menunjukkan kondisi yang memantik keprihatinan. Di sejumlah titik saluran irigasi masih ditemukan sedimentasi yang menumpuk, rumput liar menempel di badan saluran, serta di retakan pada dinding aliran irigasi. Bahkan, di lokasi tertentu terlihat lubang menganga yang mengarah langsung ke area irigasi aliran ke persawahan.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan serius terkait kualitas rehabilitasi serta pemeliharaan pascaproyek. Jika proyek ini benar telah dinyatakan selesai, maka pemeliharaan seharusnya dilakukan secara optimal sesuai ketentuan masa pemeliharaan. Apabila pihak perusahaan pelaksana tidak menjalankan kewajiban tersebut, maka (Operasi dan Pemeliharaan) serta Satker OP BWSS III Palu diminta untuk bertindak tegas dan tidak tinggal diam.

Publik pun mendesak agar BWSS III Palu tidak “tidur”, mengingat proyek ini menyerap anggaran negara dalam jumlah besar dan menyangkut kepenting vital masyarakat, khususnya sektor pertanian di wilayah Gumbasa.

Media menegaskan akan terus mengawal dan mengkritisi setiap penggunaan anggaran yang melekat pada BWSS III Palu. Transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan berkelanjutan dinilai menjadi kunci agar proyek bernilai ratusan miliar rupiah ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak berhenti pada laporan administrasi semata.

masyarakat setempat saat dikonfirmasi mengatakan “iya pak sampai sekarang belum ada perbaikan yang dilakukan “ katanya kepada media

Sampai sekarang pihak BWSS III PALU belum memberikan keterangan karena aturan kantor yang mempersulit media untuk berkomunikasidiketahui kantor BWSS III PALU ini memiliki akses masuk yang begitu susah dari Pintu utama dan masuk ibarat kantor pelayanan umum tapi bersifat pribadi mirissaat ini media masih mencoba mengkonfrimasi kepada siapa dan ke siapa adapun Sofyan Satker dan lain lain di konfirmasi memilih bungkam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.