Sekali Ketuk Palu, Teriakan Setuju Mengema Anwar Hafid Kembali Kuasai Demokrat Sulteng

oleh -340 Dilihat

RadarNasional,Palu-Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Sulawesi Tengah berlangsung tanpa riak. Tak ada perebutan, tak ada manuver terbuka. Nama Anwar Hafid meluncur mulus sebagai calon tunggal Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah periode 2026–2031 dan disahkan secara aklamasi, Minggu malam, di Kota Palu.

Sidang pleno Musda yang digelar tertutup bagi sebagian peserta itu praktis hanya menjadi panggung legitimasi politik bagi petahana. Saat pimpinan sidang menanyakan persetujuan forum terhadap pencalonan Anwar Hafid, jawaban peserta serempak terdengar: “Setuju.”

Tak ada interupsi. Tak ada penolakan.

Keputusan tersebut kemudian dikunci melalui Surat Keputusan Musda V Demokrat Sulteng Nomor 07 dan Nomor 08 Tahun 2026 yang menetapkan Anwar Hafid sebagai calon Ketua DPD Demokrat Sulteng untuk kemudian diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat.

Momentum aklamasi ini sekaligus mempertegas dominasi politik Anwar Hafid di internal Demokrat Sulawesi Tengah. Statusnya sebagai gubernur aktif dinilai menjadi faktor utama yang membuat peta persaingan internal nyaris tak terbentuk.

Sejumlah kader menyebut Musda kali ini lebih banyak diwarnai agenda konsolidasi ketimbang kompetisi.

“Ini bukan lagi soal siapa melawan siapa, tapi bagaimana Demokrat menjaga pengaruh politiknya di Sulawesi Tengah,” ujar salah satu peserta Musda yang enggan disebut namanya.

DPP Partai Demokrat juga memberi sinyal kuat dukungan penuh terhadap kepemimpinan Anwar Hafid. Kepala BPOKK DPP Demokrat, Ossy Dermawan, memuji pelaksanaan Musda yang disebut berlangsung aman dan tertib.

Menurut Ossy, Musda Demokrat Sulteng dapat menjadi model pelaksanaan musyawarah daerah di tubuh partai berlambang mercy tersebut.

Sementara Sekretaris Jenderal DPP Demokrat, Herman Khaeron, menilai aklamasi terhadap Anwar Hafid menjadi pertanda kuat konsolidasi Demokrat di Sulawesi Tengah semakin solid.

Herman bahkan secara terbuka meminta agar kepengurusan baru nantinya diisi “kabinet kerja” yang mampu bergerak hingga tingkat kabupaten dan desa.

“Ini tanda-tanda kejayaan Partai Demokrat di Sulawesi Tengah,” kata Herman.

Di balik pujian itu, Musda V Demokrat Sulteng juga memperlihatkan satu hal: mesin politik Demokrat di Sulawesi Tengah kini semakin terpusat pada figur Anwar Hafid.

Dengan posisi sebagai gubernur sekaligus pengendali partai di daerah, ruang pengaruh Anwar diperkirakan akan semakin besar menjelang kontestasi politik berikutnya.

Ad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.