Dadan Hindayana dan Dua Mantan Wakil Kepala BGN Pakai Rompi Pink, Terseret Kasus MBG

oleh -404 Dilihat

RadarNasional,JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini digadang-gadang sebagai salah satu program strategis nasional kini diterpa skandal besar. Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menahan tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) terkait dugaan praktik jual beli titik dapur dalam pelaksanaan program tersebut.

Ketiga tersangka yang ditahan pada Rabu (3/6/2026) adalah mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, serta dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Mereka keluar dari Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dengan mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda.

Penahanan dilakukan setelah ketiganya menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik Kejagung. Langkah tegas ini menandai babak baru dalam pengusutan dugaan korupsi yang menyeret nama-nama besar di lembaga yang bertanggung jawab menjalankan program makan gratis bagi jutaan pelajar Indonesia.

Tak hanya melakukan penahanan, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti dari para tersangka. Di antaranya jam tangan mewah, telepon genggam, hingga bundelan dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah diselidiki.

Kasus ini bermula dari dugaan praktik jual beli titik dapur MBG, yakni lokasi penyediaan makanan yang menjadi bagian penting dalam rantai distribusi program. Dugaan tersebut menimbulkan pertanyaan serius mengenai tata kelola dan integritas pelaksanaan program yang menyedot anggaran negara dalam jumlah besar.

Penahanan mantan pucuk pimpinan BGN ini menjadi sorotan publik karena terjadi di tengah upaya pemerintah memperkuat program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu instrumen peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Hingga kini, Kejagung masih terus mendalami perkara tersebut dan membuka kemungkinan adanya pihak lain yang ikut terlibat dalam dugaan praktik penyimpangan tersebut.

Publik kini menanti sejauh mana pengusutan kasus ini akan berkembang, termasuk kemungkinan terbukanya jaringan dan aktor lain di balik dugaan jual beli titik dapur yang mengguncang program unggulan nasional tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.