Anwar Hafid: Berani Panen Raya Bukan Sekadar Menaikkan Produksi, tetapi Menyejahterakan Petani Sulteng

oleh -377 Dilihat

RadarNasional,SIGI – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mempercepat implementasi Program Berani Panen Raya sebagai strategi utama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Komitmen tersebut disampaikan Anwar saat membuka Rapat Koordinasi Perluasan Penerapan Budidaya Padi Pertanian Modern (PMAAS) dan Program Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2026 di Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP), Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi.

Dalam kesempatan itu, Anwar menegaskan Sulawesi Tengah memiliki peran strategis sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan pangan nasional sesuai arah pembangunan dalam Asta Cita Presiden. Karena itu, Program Berani Panen Raya menjadi langkah konkret pemerintah daerah untuk mendongkrak produktivitas sektor pertanian.

“Kalau pemerintah pusat menargetkan produktivitas hingga 10 ton per hektare, maka semangat Berani Panen Raya adalah mendorong petani Sulawesi Tengah terus meningkatkan hasil panennya. Yang paling penting produktivitas naik dan kesejahteraan petani ikut meningkat,” ujar Anwar.

Saat ini, rata-rata produktivitas padi di Sulawesi Tengah masih berada di kisaran 4 ton per hektare. Melalui Program Berani Panen Raya, Pemprov Sulteng menargetkan angka tersebut meningkat menjadi 6 ton per hektare pada 2027.

Menurut Anwar, target tersebut sangat memungkinkan dicapai apabila seluruh pihak, mulai dari pemerintah, penyuluh, hingga petani, bergerak bersama menerapkan pola budidaya modern.

“Kalau rata-rata Sulawesi Tengah bisa mencapai 6 ton per hektare, kita sudah memberi kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional,” katanya.

Program Berani Panen Raya tidak hanya difokuskan pada peningkatan hasil panen di lahan yang sudah ada, tetapi juga mendorong lahirnya sentra-sentra produksi baru melalui program cetak sawah. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi semakin masifnya alih fungsi lahan pertanian.

Selain itu, Anwar menekankan perlunya transformasi pertanian melalui penerapan teknologi modern, mekanisasi alat pertanian, hingga digitalisasi sektor pertanian agar petani Sulawesi Tengah semakin produktif dan mampu bersaing di tingkat nasional.

“Tujuan akhir dari Berani Panen Raya bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi menghadirkan kesejahteraan bagi petani Sulawesi Tengah,” tegas Anwar Hafid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.