Wabup Morowali Minta Kinerja PDAM Dievaluasi Total, Soroti Layanan Air Bersih di Wilayah Kepulauan

oleh -314 Dilihat

RadarNasional,BUNGKU – Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Morowali guna meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan saat memimpin rapat evaluasi Direksi PDAM Morowali Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Lantai I Kantor Bupati Morowali, Kamis (16/7/2026).

Dalam arahannya, Iriane meminta proses evaluasi dilakukan secara objektif dan terbuka. Menurutnya, seluruh capaian maupun kendala yang dihadapi PDAM harus dipaparkan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan pelayanan.

Ia secara khusus menyoroti masih adanya keluhan masyarakat terkait distribusi air bersih, terutama di wilayah kepulauan dan Kecamatan Bungku Selatan yang hingga kini belum terlayani secara optimal.

“Evaluasi ini harus dilakukan secara terbuka agar menjadi dasar perbaikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, Direktur PDAM Morowali, Mustari, memaparkan sejumlah langkah pengembangan yang tengah dilakukan, mulai dari peningkatan kompetensi SDM melalui program beasiswa ikatan dinas di Akademi Teknik Tirta Wiyata, digitalisasi data pelanggan, hingga rencana pengembangan usaha melalui pembangunan fasilitas operasional dan produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas PDAM Morowali, Husban Laonu, menilai kinerja PDAM terus menunjukkan perkembangan positif. Namun, ia mengingatkan perlunya evaluasi berkelanjutan terhadap organisasi dan strategi bisnis agar potensi pendapatan dapat dimaksimalkan.

Menurutnya, jumlah pelanggan yang kini telah mencapai lebih dari 6.000 sambungan rumah menjadi peluang besar untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperluas cakupan layanan air bersih.

Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Kabupaten Morowali dalam merumuskan kebijakan strategis untuk meningkatkan pelayanan air bersih sekaligus memperkuat kontribusi PDAM sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.