Dua Tahun Hilang, Mitha Ditemukan Tinggal Tulang Belulang: Sopir Travel yang Antar Korban Kini Jadi Tersangka

oleh -346 Dilihat

Radarnasional,WAJO — Dua tahun keluarga menunggu kepulangan Paramitha Titania Anggelica alias Mitha (26). Namun penantian itu berakhir tragis.

Gadis asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, yang dilaporkan hilang sejak Juli 2024 itu akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Bahkan, saat ditemukan, jasad korban disebut telah menyisakan tulang-belulang.

Di balik penemuan tersebut, polisi kini mengungkap fakta yang membuat kasus hilangnya Mitha semakin mengerikan.

Sopir travel yang sebelumnya memberikan keterangan tentang keberadaan terakhir Mitha kini justru diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Mitha diketahui berangkat dari Wajo menuju Morowali menggunakan mobil travel pada 22 atau 23 Juli 2024.

Awalnya, perjalanan tersebut berlangsung seperti biasa. Namun setelah memasuki wilayah Morowali, jejak Mitha tiba-tiba menghilang.

Kepada pihak keluarga maupun polisi, sopir travel sebelumnya menyebut Mitha turun di sekitar Lalampu atau Bahodopi.

Alasannya, Mitha disebut akan dijemput oleh seorang teman.

Setelah turun dari kendaraan, komunikasi dengan Mitha terputus. Nomor teleponnya tidak lagi aktif.

Sejak saat itu, keluarga mulai dihantui pertanyaan yang sama:

Ke mana Mitha pergi setelah turun dari mobil travel?

Laporan kehilangan kemudian dibuat di Polres Wajo. Pencarian dilakukan, termasuk berkoordinasi dengan kepolisian di wilayah Morowali.

Namun pencarian tidak membuahkan hasil dalam waktu singkat.

Hari berganti bulan.

Bulan berganti tahun.

Nama Mitha tetap menjadi bagian dari penantian keluarganya.

Hingga akhirnya, setelah sekitar dua tahun, titik terang ditemukan—namun bukan kepulangan yang diharapkan.

Mitha ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan jenazahnya telah dievakuasi.

Penemuan tersebut sekaligus membuka babak baru dalam penyelidikan.

Sosok yang sebelumnya disebut sebagai orang terakhir yang mengantar Mitha menuju Morowali, kini justru berada dalam pemeriksaan aparat kepolisian.

Sopir travel tersebut diduga terlibat dalam hilangnya Mitha dan telah diamankan untuk menjalani proses hukum.

Fakta ini membuat keterangan mengenai Mitha yang disebut turun di Lalampu atau Bahodopi karena hendak dijemput seorang teman kembali menjadi bagian penting yang harus didalami penyidik.

Apa yang sebenarnya terjadi setelah Mitha berada di dalam perjalanan?

Apakah korban benar-benar turun di lokasi sebagaimana keterangan awal?

Dan bagaimana perjalanan itu akhirnya berujung pada kematian Mitha?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut kini menjadi pekerjaan polisi untuk mengungkap seluruh rangkaian perkara.

Sementara itu, motif dugaan pembunuhan serta detail bagaimana Mitha hingga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia masih menunggu hasil penyelidikan dan keterangan resmi kepolisian.

Bagi keluarga, misteri selama dua tahun memang akhirnya menemukan jawaban.

Tetapi jawaban itu datang dengan kenyataan paling pahit.

Mitha tidak pernah kembali ke rumah. Ia ditemukan setelah dua tahun dalam kondisi telah meninggal dunia.

Kini harapan keluarga hanya satu: seluruh fakta dibuka seterang-terangnya dan pihak yang bertanggung jawab atas kematian Mitha harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.AD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.