Bela Diri di Tengah Serangan? Anggota Provos Polda Sulteng Diduga Tembak Tukang Parkir

oleh -569 Dilihat
Screenshot

RADARNASIONAL,PALU – Warga di Jalan Tombolotutu, Kota Palu, digemparkan oleh dugaan aksi penembakan pada Kamis (27/8/2026) malam.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.10 WITA, tepatnya di depan salah satu supermarket di kawasan Jalan Tombolotutu.

Informasi awal yang dihimpun menyebutkan, korban merupakan seorang tukang parkir yang diduga menjadi sasaran penembakan. Sementara, sosok yang disebut sebagai pelaku diduga merupakan anggota Provos Polda Sulawesi Tengah.

Korban dilaporkan mengalami luka akibat tembakan. Informasi yang beredar menyebutkan terdapat tiga luka tembak, masing-masing pada bagian leher, dada, dan kaki. Korban kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara Palu dan disebut dalam kondisi kritis.

Namun, muncul informasi lain terkait dugaan pembelaan diri. Menurut informasi yang dihimpun, anggota polisi tersebut diduga sebelumnya terlibat cekcok dengan dua orang yang disebut sebagai tukang parkir.

Keduanya diduga melakukan pengeroyokan dan menggunakan senjata tajam dalam insiden tersebut. Bahkan, beredar informasi bahwa anggota polisi itu mengalami luka serius hingga jari kelingkingnya diduga putus.

Kondisi tersebut disebut-sebut menjadi bagian dari alasan terjadinya tindakan penembakan. Namun, belum dapat dipastikan apakah penembakan tersebut benar merupakan tindakan pembelaan diri, karena kronologi lengkap dan fakta hukum masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.

Media masih berupaya mengonfirmasi seluruh informasi tersebut kepada pihak kepolisian, termasuk kondisi korban, identitas pihak yang terlibat, kronologi kejadian, serta dugaan anggota Provos Polda Sulteng mengalami luka hingga jari kelingking putus.

Seluruh informasi dalam berita ini masih bersifat dugaan dan informasi awal, hingga terdapat keterangan resmi dari pihak berwenang.AD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.