WOW! Sulteng Jadi Tuan Rumah Pesparawi 2029, Anwar Hafid Siapkan Venue Kapasitas 50 Ribu Orang

oleh -357 Dilihat
Screenshot

RADARNASIONAL,PALU — Sulawesi Tengah mulai mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XV Tahun 2029.

Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan venue khusus yang mampu menampung hingga 50 ribu orang di kawasan Hutan Kota Palu.

Rencana tersebut disampaikan Gubernur Sulteng Anwar Hafid saat memaparkan kesiapan daerah menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional XV 2029 di hadapan Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI Prof. Dr. Jean Marie Tulung, M.Pd, dalam Forum Nasional Evaluasi Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 dan Perencanaan Awal Pesparawi Nasional XV Tahun 2029 di Hotel Santika Palu, Jumat malam (2/10/2026).

“Kita sanggup menyukseskan acara nasional ini,” tegas Anwar Hafid.

Menurut Anwar, venue tersebut memang diproyeksikan menjadi salah satu lokasi utama berbagai kegiatan berskala besar di Sulawesi Tengah.

“Ini tempat khusus yang bisa menampung kurang lebih 50 ribu orang. Di sinilah nanti tempat pelaksanaan pembukaan Pesparawi,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Anwar Hafid juga menerima secara simbolis Surat Keputusan penetapan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional XV 2029 dari Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI.

Menurut Anwar, kepercayaan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan dan masyarakat.

Ia menyebut posisi geografis Sulawesi Tengah yang berada di tengah Indonesia menjadi salah satu keuntungan dalam pelaksanaan event nasional tersebut.

Posisi itu dinilai dapat memudahkan mobilitas kontingen dari berbagai wilayah Indonesia, baik dari kawasan barat maupun timur.

Dari sisi akses transportasi, Palu juga memiliki Bandara Mutiara Sis Aljufri. Sementara untuk akomodasi, tersedia lebih dari 4.500 kamar yang tersebar di hotel berbintang, hotel nonbintang, homestay dan berbagai penginapan di Palu dan sekitarnya.

Pemprov Sulteng memastikan kesiapan tidak hanya pada venue, tetapi juga menyangkut infrastruktur, akses transportasi, akomodasi hingga pelayanan bagi ribuan peserta dan tamu yang diperkirakan datang dari seluruh Indonesia.

Anwar berharap Pesparawi 2029 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi seni musik gerejawi.

Menurutnya, event tersebut dapat menjadi momentum memperkuat kerukunan umat beragama sekaligus mendorong sektor ekonomi, pariwisata dan promosi kebudayaan Sulawesi Tengah.

“Bapak Ibu jangan ragu dengan Sulawesi Tengah,” tandasnya.

Suasana forum kemudian semakin cair ketika Anwar Hafid turut menyumbangkan suara melalui lagu “Torang Samua Basudara”.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN), Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI, Ketua LPPD se-Sulawesi Tengah serta sejumlah pejabat Pemprov Sulteng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.