DIGEREBEK DI KAYUMALUE! 7 Orang Positif Narkoba, Senapan Angin hingga 7 Bong Disita Polisi

oleh -332 Dilihat
Screenshot

RADARNASIONAL,PALU – Penggerebekan kawasan yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba di Kelurahan Kayumalue, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Senin (12/10/2026), mengungkap sejumlah barang yang diamankan polisi, mulai dari senapan angin hingga alat isap sabu.

Ratusan personel gabungan Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) dan BNNP Sulteng diterjunkan dalam operasi tersebut. Penggerebekan dipimpin Dirresnarkoba Polda Sulteng, Kombes Pol Pribadi Sembiring, dengan dukungan personel Satbrimob, Ditsamapta, Tim Jaguar Polresta Palu, dan satuan fungsi lainnya.

Dalam operasi itu, polisi mengamankan tujuh orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil tes urine, ketujuh orang tersebut dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Sejumlah barang bukti turut disita, yakni satu pucuk senapan angin, empat unit telepon genggam, satu brankas, satu perangkat CCTV, satu dompet, satu kater, satu gunting, satu pisau modifikasi, tujuh bong, serta satu kantong plastik berisi alat isap sabu.

Situasi di lokasi sempat memanas ketika sejumlah warga melakukan perlawanan. Petugas kemudian menggunakan gas air mata setelah warga dilaporkan memukul tiang listrik dan membakar tong sampah berbahan ban mobil.

Kombes Pol Pribadi Sembiring mengatakan, operasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden kepada Kapolri yang diteruskan melalui Kapolda Sulteng, Irjen Pol Rizal Irawan, dalam upaya memberantas peredaran narkoba.

Selain mengamankan sejumlah orang dan barang bukti, polisi juga menghancurkan puluhan tempat yang diduga digunakan sebagai lapak peredaran narkotika.

Di tengah operasi, sejumlah warga menyampaikan dukungan kepada petugas agar pemberantasan narkoba terus dilakukan.

“Semangat, Pak Polisi. Berantas sampai kelar. Mereka itu perusak generasi bangsa. Kami dukung Anda,” ujar seorang warga.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol Achmad Muhaimin, mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya transaksi narkotika di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, dukungan masyarakat diperlukan untuk memutus mata rantai peredaran narkoba dan mencegah dampaknya terhadap generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.