Anwar Hafid Sentil ASN yang Keluyuran Saat Jam Kerja, Disiplin Disebut Harga Diri

oleh -312 Dilihat
Screenshot

RADARNASIONAL, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar menjaga disiplin dan tidak keluyuran di tempat umum saat jam kerja jika tidak berkaitan dengan urusan dinas.

Pesan tegas itu disampaikan Anwar saat memimpin apel gabungan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Senin (19/10/2026).

Anwar menegaskan, disiplin merupakan bagian dari harga diri aparatur sekaligus cerminan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. ASN yang mengenakan pakaian dinas, kata dia, harus mampu menjaga sikap dan perilaku di ruang publik.

“Jaga kedisiplinan karena hanya itu satu-satunya yang dapat kita tunjukkan ke masyarakat,” tegas Anwar.

Menurutnya, perilaku ASN menjadi salah satu hal yang diperhatikan masyarakat dalam menilai kualitas pelayanan pemerintah. Karena itu, aparatur diminta tidak melakukan tindakan yang berpotensi merusak kepercayaan publik.

Tak hanya disiplin kerja, Anwar juga menyoroti kedisiplinan dalam menjalankan ibadah. Ia secara khusus mengingatkan ASN muslim agar segera menunaikan salat berjamaah di masjid ketika azan berkumandang.

“Laksanakan salat berjamaah di masjid karena inilah bagian dari pembinaan disiplin,” ujarnya.

Di sisi lain, Anwar memastikan kebijakan efisiensi anggaran bukan berarti pemerintah mengabaikan kesejahteraan ASN. Namun, ia menegaskan peningkatan kesejahteraan harus berjalan beriringan dengan penerapan sistem meritokrasi.

Ia menginginkan birokrasi di Sulawesi Tengah diisi aparatur yang profesional, dengan penempatan dan pengembangan karier berdasarkan kompetensi serta kinerja.

“Saya mau birokrat Sulteng ini benar-benar lahir dari meritokrasi,” katanya.

Apel gabungan tersebut diikuti ribuan ASN dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sulteng, mulai dari pejabat struktural, pejabat fungsional, pelaksana, hingga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), baik penuh waktu maupun paruh waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.