Kekeringan Melanda Bahodopi, IMIP Kerahkan Mobil Tangki Suplai Ratusan Ribu Liter Air Bersih

oleh -324 Dilihat
Screenshot

RADARNASIONAL,MOROWALI – Kemarau berkepanjangan mulai menyulitkan warga di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, untuk mendapatkan air bersih. Merespons kondisi tersebut, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mengerahkan armada tangki air untuk memasok kebutuhan warga di sejumlah desa terdampak kekeringan.

Bantuan air bersih itu menjangkau permukiman warga, sekolah hingga tempat ibadah. Distribusi dilakukan sejak awal September 2026, terutama di wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.

Head Section Stakeholder Engagement PT IMIP, Jaimu, mengatakan sejumlah wilayah yang menjadi sasaran distribusi antara lain Desa Bahomakmur, Dusun I Desa Fatufia, Dusun V Kurisa, serta Dusun II dan III Desa Labota.

“Desa pertama yang mendapat distribusi di Bahomakmur, lalu Dusun I Desa Fatufia, Dusun V Kurisa, termasuk pada Dusun II dan III Desa Labota. Di wilayah itu sangat kekeringan,” kata Jaimu, Selasa (20/10/2026).

Menurutnya, penyaluran air bersih tersebut juga menindaklanjuti permohonan warga melalui pemerintah desa. Salah satunya melalui surat dari Ketua Badan Perwakilan Desa Bahomakmur yang meminta bantuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

“Jadi Pemerintah Desa setempat bersurat kepada kami agar dapat dibantu terkait ketersediaan air bersih untuk warganya,” ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan warga, IMIP mengoperasikan dua unit mobil tangki berkapasitas masing-masing 6.000 liter di Bahomakmur. Ketika kebutuhan meningkat, perusahaan menambah armada dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran yang mampu mengangkut sekitar 16.000 liter air per unit.

Armada tersebut dimanfaatkan untuk menjangkau titik-titik yang mengalami kekurangan air, termasuk wilayah yang sulit diakses. Di sejumlah desa, distribusi bahkan dilakukan hingga dua kali sehari.

“Di Desa Fatufia dan Bahomakmur sudah berjalan sebulan belakangan ini. Masyarakat melalui pemerintah desa berterima kasih. Bagaimanapun, air ini kebutuhan dasar semua orang. Sebelumnya mereka mengalami kesulitan, maka dengan bantuan perusahaan setidaknya bisa meringankan,” tutur Jaimu.

Siapkan Solusi Jangka Panjang

Tak hanya mengandalkan distribusi menggunakan mobil tangki, IMIP juga menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi persoalan air bersih di kawasan Bahodopi.

Untuk jangka menengah, perusahaan telah berdiskusi dengan tokoh masyarakat dan pemerintah desa mengenai rencana pengadaan alat pengeboran mekanis atau jacro guna memperdalam sumur warga. Perusahaan juga mempertimbangkan penyediaan bak penampungan berbahan fiber atau tandon air di setiap desa.

Sementara untuk jangka panjang, IMIP merancang kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Morowali guna membangun sistem distribusi air bersih melalui jaringan perpipaan menuju permukiman warga.

Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena sumber air utama dari bendung di kilometer 16 masih dalam tahap konstruksi.

Alternatif lainnya adalah memanfaatkan infrastruktur pengambilan air atau intake di Sungai Makarti. Meski pembangunannya telah rampung, masih diperlukan sarana pendukung untuk pengolahan dan distribusi air bersih secara terpadu.

Program tersebut direncanakan melalui kerja sama IMIP, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), dan Pemerintah Kabupaten Morowali.

Jaimu menegaskan, perusahaan terus memantau perkembangan cuaca dan ketersediaan air untuk menentukan kebutuhan distribusi berikutnya.

“Jika kekeringan berlanjut atau kebutuhan masyarakat meningkat, tentu kami akan mempertimbangkan, sesuai tingkat kebutuhan warga, kondisi sumber air, serta kemampuan operasional di lapangan,” pungkasnya.AD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.