Palu, RadarNasional.net – Ratusan massa aksi dari Aliansi Rakyat Kota Palu Menggugat yang terdiri atas mahasiswa se-Kota Palu dan elemen masyarakat, menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD Sulawesi Tengah, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Senin (25/8/2025).
Berdasarkan data yang dihimpun RadarNasional.net, aksi tersebut diikuti sekitar 300 peserta. Mereka mengusung isu sentral bertajuk “Evaluasi Kebijakan Kontroversial Pemerintah” sebagai bentuk protes terhadap sejumlah kebijakan yang dinilai merugikan rakyat.
Selain isu utama, massa juga menuntut pembatalan PBB-P2 serta evaluasi pajak UMKM 10 persen di Kota Palu.
Tidak hanya itu, aliansi turut menyuarakan 10 tuntutan turunan, di antaranya:
-
Tolak RKUHAP.
-
Bubarkan DPR.
-
Evaluasi seluruh tambang di Sulawesi Tengah.
-
Evaluasi alih fungsi lahan ke pertambangan.
-
Segera sahkan RUU Perampasan Aset.
-
Menolak penulisan ulang sejarah Indonesia.
-
Menagih janji 19 juta lapangan pekerjaan.
-
Jaminan sosial untuk perempuan dan anak.
-
Naikkan gaji guru.
-
Evaluasi program MBG.
Aksi yang berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian ini diwarnai orasi bergantian dari mahasiswa maupun masyarakat. Hingga berita ini diterbitkan, massa aksi masih bertahan di sekitar halaman DPRD Sulteng.
RN






