SPEKULASI KEBERADAAN PELAKU PEMBUNUHAN SADIS DI DUYU MEREBAK, POLISI KEJAR TANPA BATAS

oleh -433 Dilihat
Screenshot

Radarnasional,PALU — Di tengah senyapnya pengejaran, spekulasi tentang keberadaan pelaku pembunuhan di Duyu, Kota Palu, mulai bermunculan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah jejak aktivitas media sosial yang diduga milik pelaku.

Akun Facebook yang diduga milik pelaku disebut sempat aktif kembali sebelum kasus tersebut mencuat dan menjadi perhatian publik. Namun setelah kasus viral atas meninggalnya istri korban , aktivitas akun tersebut disebut tidak lagi terlihat.

Ke mana pelaku pergi? Masih berada di Palu, sudah keluar dari wilayah kota, atau bahkan meninggalkan Sulawesi Tengah?

Belum ada jawaban pasti. Polisi masih menelusuri setiap kemungkinan.

Kasus pembunuhan di Duyu menjadi salah satu perkara yang mengguncang Kota Palu. Kekejian dalam kasus tersebut membuat masyarakat menanti langkah kepolisian untuk menemukan pelaku dan mengungkap seluruh rangkaian peristiwa.

Di tengah sorotan publik, penyidik Satreskrim Polresta Palu justru terus bekerja. Informasi sekecil apa pun dikumpulkan, dianalisis dan dicocokkan dengan bukti yang telah diperoleh.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) bahkan telah dilakukan tiga kali. Penyidik bersama tim Inafis dan jajaran Reskrim Polda Sulawesi Tengah kembali memeriksa sejumlah titik untuk memperkuat rangkaian penyelidikan.

Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismail, S.H., M.H. menegaskan pengejaran terhadap pelaku belum berhenti.

“Saya bersama segenap tim fokus dan terus mengejar pelaku. Kami tidak akan berhenti. Tidak ada ruang bagi kejahatan ini,” tegas Ismail.

Pernyataan tersebut sekaligus membantah anggapan bahwa polisi berhenti bergerak.

Sempat muncul narasi di tengah masyarakat bahwa polisi seolah kesulitan mengungkap kasus tersebut. Namun kondisi di lapangan disebut justru berbeda.

Seorang anggota Polresta Palu yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, penyidik masih bekerja secara intensif. Berbagai informasi terus dianalisis dan ditelusuri.

“Kami bekerja fokus. Kami analisa semua informasi yang ada. Memang tak jarang kami kurang istirahat, tetapi ini bagian dari pekerjaan untuk mengungkap kasus,” ungkapnya.

Menurut sumber tersebut, tidak semua hasil penyelidikan dapat dibuka kepada publik. Ada informasi yang harus terlebih dahulu diverifikasi karena berkaitan dengan strategi pengejaran.

Bisa jadi, ada titik terang yang belum diketahui masyarakat.

Namun polisi memilih menunggu waktu yang tepat untuk membuka informasi tersebut.

“Kita menunggu waktu itu,” ujarnya.

Jejak kehidupan pelaku sebelum kejadian juga terus ditelusuri. Informasi mengenai pekerjaannya sebagai pengantar ayam potong ke sejumlah tempat turut menjadi bagian dari penyelidikan.

Sekitar satu minggu sebelum kejadian, pelaku disebut sudah tidak lagi masuk bekerja.

Semua informasi tersebut masih dicocokkan dengan keterangan saksi, hasil olah TKP dan bukti lainnya. Polisi tidak ingin mengambil kesimpulan hanya berdasarkan satu petunjuk.

Kini pertanyaan terbesar bukan hanya siapa pelakunya, tetapi di mana dia berada?

Apakah masih bersembunyi di Palu?

Sudah keluar dari wilayah Kota Palu?

Atau bahkan telah meninggalkan Sulawesi Tengah?

Jawabannya masih menjadi teka-teki.

Namun satu hal yang ditegaskan polisi: pengejaran belum berhenti.

Di balik senyapnya penyelidikan, polisi terus bergerak menelusuri jejak. Dan masyarakat kini menunggu satu kabar yang paling diharapkan: pelaku berhasil ditemukan, dibawa ke hadapan hukum, dan misteri pembunuhan Duyu akhirnya terungkap.AD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.