Gerak Cepat Satuan Reskrim Polresta Palu Tangkap Pria Pembunuh Adik Iparnya Sendiri

oleh -1702 Dilihat

Radarnasional,Palu –  Seorang perempuan ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di kamar kos miliknya. Korban, yang identitasnya belum dipublikasikan secara resmi, ternyata tewas akibat dicekik oleh iparnya sendiri yang berinisial AJ.19/5/2025

Peristiwa tragis ini bermula dari perselisihan antara korban dan pelaku. Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak kepolisian, AJ merasa kesal lantaran korban enggan membantu menyiapkan pakaian untuk kakak Korban yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Torabelo, Kabupaten Sigi.

Pelaku yang kehilangan kendali karena emosi, kemudian melakukan aksi kekerasan hingga mencekik korban hingga tewas berlokasi kawasan Jl. Keramat Jati, Lingkungan Lalove, Kelurahan Nunu, Kota Palu

Foto : Satuan Reskrim Polresta Palu dalam wawancara bersama awak media

Berkat koordinasi cepat gabungan Reskrim Polresta Palu bersama unit Jatanras, pelaku berhasil diamankan hanya beberapa waktu setelah jenazah ditemukan.

“tindakan kriminal ini merupakan tindak pidana berat yang harus diproses secara hukum,” ujar salah satu  Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Palu Erik .19/5/2025

Selanjutnya, Kapolresta Palu, Kombes Pol. Deny Abrahams, S.H., S.I.K., M.H., dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa kepolisian berkomitmen penuh dalam menangani setiap kasus kriminal yang terjadi di wilayah hukum mereka.

“Kami tidak akan membiarkan kejahatan sekecil apapun berkembang di Kota Palu. Kasus ini telah kami tangani dengan cepat, dan pelaku kini sudah kami amankan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kombes Deny.

Pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun, dan subsider Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian.

Kejadian ini menambah daftar kasus kekerasan dalam lingkungan keluarga yang berujung pada kematian. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menghadapi konflik keluarga dan tidak mengambil tindakan kekerasan sebagai jalan keluar.

Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Palu untuk dilakukan autopsi. Pihak keluarga korban pun masih dalam kondisi syok berat dan belum bersedia memberikan keterangan kepada media.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.