RADARNASIONAL,PALU-Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada 28 Mei 2025. Kunjungan ini disambut langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, didampingi oleh Wakil Bupati Morowali Iriana Eliyas, dan para pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.

Salah satu agenda kunjungan tersebut, Menteri Hanif bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bahoruru, sebagai langkah nyata evaluasi dan penguatan pengelolaan sampah di daerah.
“Penanganan sampah bukan sekadar persoalan teknis, melainkan juga menyangkut ketegasan, tanggung jawab, dan kolaborasi dari seluruh elemen,” ujar Menteri Hanif dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa permasalahan sampah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya menjadi beban kepala daerah. Dalam implementasinya, lanjut beliau, terdapat aturan-aturan yang harus dijalankan, dan ketidakpatuhan akan dikenai sanksi atau teguran. Namun, ia memberi apresiasi penuh terhadap upaya tegas dan terukur yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Morowali.
“Ini adalah langkah progresif yang patut diapresiasi. Saya salut atas komitmen Bupati Morowali dan jajaran dalam mengelola persoalan sampah secara serius,” ungkap Menteri.
Sementara itu, Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menyampaikan bahwa dukungan pemerintah pusat menjadi penyemangat dalam menyusun dan melaksanakan kebijakan pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
“Alhamdulillah, Pak Menteri menyampaikan dukungan penuh atas langkah-langkah tegas yang kami ambil untuk mengatasi permasalahan sampah di Morowali. Ini bukan pekerjaan satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama demi masa depan lingkungan yang lebih baik,” tegasnya.
Kunjungan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan para pemangku kepentingan dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.







