Tahanan Kabur dari Polsek Bahodopi: Spekulasi Mencuat, Polda Sulteng Angkat Bicara

oleh -1578 Dilihat

Radarnasional,Morowali – Insiden kaburnya tiga tahanan dari ruang tahanan Polsek Bahodopi, Polres Morowali, pada Minggu petang 13 Juli 2025 sekitar pukul 18.00 WITA, terus menuai sorotan tajam. Spekulasi pun bermunculan dari berbagai kalangan:

“bagaimana mungkin tiga tahanan bisa melarikan diri dengan cara merusak gembok, tanpa terdeteksi oleh petugas jaga?”ujar salah satu warga pada sosial media RadarNasional

Tiga tahanan yang melarikan diri diketahui bernama:
1. Ichsan Yassir
2. Mohammad Ali
3. Moh. Qalbi Hidayat

Kejadian ini awalnya mencuat melalui pesan berantai WhatsApp dan langsung menyebar luas ke masyarakat. Di tengah tekanan publik dan spekulasi mengenai adanya kelalaian atau potensi permainan dalam pelarian ini, Polda Sulawesi Tengah akhirnya angkat bicara.

Melalui Kasubbid Penmas Polda Sulteng, AKBP Sugeng Lestari, pihak kepolisian menegaskan bahwa saat ini Polsek Bahodopi dan Polres Morowali telah membentuk tim khusus untuk melakukan pengejaran terhadap ketiga tahanan yang kabur tersebut.

“Kami mengimbau kepada ketiga tahanan agar menyerahkan diri secara sukarela. Kami juga mengajak keluarga yang mungkin mengetahui keberadaan mereka untuk turut membantu dan mengantarkan ke pihak berwajib,” ujar AKBP Sugeng dalam pernyataan resmi kepada media RadarNasional Via Whastaapp 15/07/2025

Namun demikian, pernyataan Polda belum cukup menjawab pertanyaan besar yang terus bergema: di mana fungsi pengawasan saat itu? Terlebih insiden terjadi pada hari libur dan di luar jam dinas, saat kondisi pengamanan sering kali melemah. Apakah ada pembiaran? Atau memang sistem pengawasan di Polsek Bahodopi sudah terlalu longgar?

Asumsi dari masyarakat mengatakan peristiwa ini bukan sekadar “pelarian biasa”, melainkan bentuk dari kegagalan struktural dalam manajemen tahanan dan pengawasan internal, apalagi jika benar ruang tahanan dalam keadaan overload seperti yang disampaikan sebelumnya. Kondisi ini memperbesar risiko keamanan dan menempatkan masyarakat dalam potensi bahaya.

Adapun pihak Polres Morowali dan Polsek Bohodopi terkonfirmasi belum memberikan penjelasan terkait kaburnya 3 tersangka.

Sementara pencarian terhadap ketiga tahanan masih berlangsung, desakan terhadap evaluasi menyeluruh terhadap SOP penjagaan tahanan di seluruh jajaran Polda Sulteng makin menguat. Masyarakat menanti langkah konkret, bukan sekadar imbauan normatif setiap kali ada kebobolan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.