RadarNasional,SIGI – Kasus narkotika yang menjerat IR, warga Desa Sintuwu, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, kini berbuntut tudingan pelanggaran prosedur dan dugaan pemerasan oleh oknum polisi. Peristiwa ini mencuat setelah penggeledahan yang dilakukan aparat pada 13 Agustus 2025 sekitar pukul 17.00 WITA di kediaman IR dan istrinya, Muliati.
Dugaan permintaan sejumlah uang oleh oknum anggota Polri dalam operasi tersebut dibenarkan oleh istri IR Kepada Wartawan.
Menanggapi hal itu, Kasi Humas Polres Sigi, Iptu Nuim Hayat, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan memproses setiap laporan dugaan pelanggaran sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Bila ada dugaan mengenai permintaan sejumlah uang oleh oknum polisi dalam peristiwa ini, akan dilakukan proses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Iptu Nuim, Jumat (15/8/2025).
Menurutnya, klarifikasi terhadap personel telah dilakukan sejak penindakan hukum berlangsung. Proses tersebut meliputi pelaporan, gelar perkara untuk menentukan kelanjutan dari tahap penyelidikan ke penyidikan, hingga penetapan tersangka bila terpenuhi unsur hukumnya.
Nuim menambahkan, setiap langkah yang diambil akan diawasi secara berlapis. “Pengawasan dilakukan baik secara internal oleh Seksi Propam maupun Seksi Pengawasan, dan juga pengawasan dari pimpinan secara berjenjang, serta pihak eksternal termasuk media massa,” jelasnya.
Sementara itu, Muliati, istri IR, memberikan kesaksian berbeda. Ia mengaku ada sekitar sepuluh anggota polisi yang datang ke rumahnya saat peristiwa tersebut.
“Kedatangan mereka pertama kali langsung melakukan penggeledahan, tapi tidak menemukan barang bukti. Nanti datang kedua kali dengan membawa aparat desa dalam hal ini kepala dusun, baru ditemukan barang di sela sofa. Tapi saya masih ragu akan hal tersebut,” ungkap Muliati.
Kepada masyarakat Desa Sintuwu khususnya, dan Kabupaten Sigi pada umumnya, Polres Sigi mengimbau untuk mempercayakan penegakan hukum kepada kepolisian.
“Setiap penindakan dilakukan sesuai prosedur dan diawasi secara internal maupun eksternal untuk mencegah terjadinya penyimpangan. Bila pun terdapat penyimpangan, maka akan segera terdeteksi,” tutup Nuim.
tim media RadarNasional






