Palu, Radar Nasional – Misteri hilangnya motor milik seorang ibu rumah tangga, Nur Hikma (55), di parkiran Rumah Sakit Budi Agung Palu akhirnya terungkap. Polisi memastikan otak pencurian itu adalah seorang pria berinisial AR, yang dikenal kerap beraksi dengan modus licik menyamar sebagai pihak eksternal.

Peristiwa bermula pada Sabtu, 26 Juli 2025. Saksi bernama Risky Pawnney memarkir motor Honda Genio CBS ISS warna hitam merah bernopol DN 6412 JI milik korban di area parkir rumah sakit. Keesokan harinya, Minggu (27/7/2025) sekitar pukul 07.00 WITA, empat orang datang dan mengaku sebagai pihak eksternal. Mereka merampas STNK dari tangan Risky, lalu ketika Risky kembali keluar sekitar pukul 10.00 WITA, motor itu sudah hilang.
Motor yang raib tercatat atas nama Fadila (Alm.), dengan nomor rangka MH1JMA119NK013342 dan nomor mesin JMA1E1013471. Akibat kejadian tersebut, korban menderita kerugian sekitar Rp15 juta.
Kasus ini kemudian ditangani serius oleh Tim Resmob Tadulako Polresta Palu. Setelah serangkaian penyelidikan, pada 19 Agustus 2025, tim yang dipimpin Kanit Jatanras IPTU Erics Iskandar, S.H. bersama Kasubnit Resmob Aiptu Gustiansyah, S.H. berhasil meringkus pelaku berinisial AR dan memburuh pelaku lainnya yang diduga melarikan diri .
Kanit Jatanras IPTU Erics Iskandar, S.H. menegaskan, modus pelaku ini terbilang rapi, tapi akhirnya terbongkar.
“Pelaku berusaha mengelabui korban dengan menyamar sebagai pihak eksternal resmi. Namun, secerdik apa pun pelaku, pada akhirnya akan jatuh ke tangan hukum. Resmob Tadulako tidak akan memberi ruang bagi kejahatan yang meresahkan masyarakat,” tegas Erik.
Kapolresta Palu Kombes Pol Deny Abrahams, S.H., S.I.K., M.H. menambahkan:
“Keberhasilan ini membuktikan keseriusan kami dalam menindak para pelaku curanmor. Warga jangan ragu melapor, setiap laporan pasti kami tindaklanjuti dengan cepat,” ujarnya.
Kini, AR tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Palu. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya jaringan lain di balik aksinya.
RN







