Kerja Sama dengan UNIDO, IMIP Tegaskan Komitmen Keberlanjutan Pasca COP 30

oleh -789 Dilihat

Radarnasional,MOROWALI, 29 November 2025 — PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali menegaskan komitmennya terhadap pengembangan kawasan industri berkelanjutan di tengah momentum global menuju ekonomi hijau pasca COP 30. Salah satu langkah strategis ditempuh melalui penandatanganan Joint Declaration dengan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) dalam rangkaian Sidang Umum ke-22 UNIDO dan Global Industrial Summit di Riyadh, Arab Saudi, pada 24 November 2025.

Penandatanganan dilakukan oleh CSR & Environmental Director PT IMIP, Dermawati S, bersama ESG General Manager Tsingshan Holding Group, Zhiguo Xu, mewakili perusahaan induk IMIP. “Kesepakatan ini menegaskan langkah IMIP mengembangkan kawasan industri berkelanjutan serta mendukung komitmen Indonesia dalam proses transisi menuju energi hijau,” ujar Dermawati, Sabtu (29/11/2025).

Kerja sama yang berlangsung selama tiga tahun tersebut menjadi landasan kolaborasi strategis IMIP–UNIDO, khususnya dalam integrasi konsep eco-industrial park, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor metalurgi dan rekayasa industri, serta penerapan teknologi hijau bagi masyarakat sekitar kawasan. Kemitraan ini juga diarahkan untuk memperkuat daya saing rantai pasok industri nikel nasional melalui penerapan praktik terbaik berstandar internasional.

UNIDO, sebagai badan khusus PBB yang berfokus pada pembangunan industri inklusif dan berkelanjutan, memegang peran penting dalam membantu negara-negara meningkatkan struktur industrinya secara bertanggung jawab. Sidang umum yang dihadiri 173 negara dan lebih dari 5.000 pelaku industri ini menjadi arena global bagi percepatan transformasi hijau lintas sektor.

Sebagai langkah awal implementasi deklarasi bersama, UNIDO akan melaksanakan scoping mission pada Januari 2026. Tahap ini meliputi pertukaran pengetahuan, pemetaan kebutuhan kawasan industri, serta kunjungan langsung ke Morowali oleh sejumlah perwakilan UNIDO. Agenda tersebut akan melibatkan lembaga PBB lainnya serta kementerian terkait untuk menjajaki peluang pilot project yang dapat mendukung IMIP dalam mewujudkan kawasan industri hijau berstandar global.

Melalui kemitraan ini, IMIP berkesempatan memperluas akses terhadap jaringan pengetahuan teknologi, kebijakan, dan standar industri hijau internasional. Dengan dukungan Tsingshan Group sebagai mitra pendiri serta UNIDO sebagai otoritas pembangunan industri global, IMIP berharap dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai nikel berkelanjutan dan menjadi model transformasi mineral hijau di tingkat internasional.

Deklarasi bersama ini bersifat non-binding, sehingga setiap program yang disepakati akan dirumuskan dalam perjanjian terpisah sesuai ketentuan masing-masing pihak, serta diselaraskan dengan prioritas nasional dalam pengembangan kawasan industri berbasis hilirisasi nikel. Evaluasi kemajuan kerja sama akan dilakukan setelah tiga tahun untuk menentukan langkah lanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.