Sorotan Nambaso Fest Tanpa APBD, Anwar Hafid Andalkan Donatur di Tengah Efisiensi Pemerintah

oleh -1022 Dilihat

RadarNasional,Sulteng– Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa pelaksanaan Nambaso Fest dalam rangka Semarak HUT ke-62 Sulawesi Tengah tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan sepenuhnya didukung oleh donatur dan pihak ketiga.

Pernyataan ini mencuat di tengah sorotan publik terhadap kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, yang dinilai berdampak pada penyelenggaraan kegiatan seremonial daerah.

Pembukaan festival yang berlangsung di Jodjokodi Convention Center, Selasa (14/04/2026) malam, tetap berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari masyarakat.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid berdasarkan sumber rilis menekankan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk meniadakan semangat kebersamaan.

“Sekalipun dalam suasana efisiensi, semarak peringatan ulang tahun ini tidak berkurang. Inilah makna Nambaso—kebersamaan untuk terus berbuat,” tegasnya.

faktanya,bahwa kegiatan besar daerah seharusnya tidak masalah  mengandalkan sponsor namun memunculkan pertanyaan tentang prioritas dan kesiapan pemerintah dalam menjalankan program program yang sangat bersentuhan dengan masyarakat di daerah kedepannya.

Anwar sendiri mengakui peran besar pihak ketiga dalam menyukseskan acara tersebut.

“Alhamdulillah, kegiatan malam ini disponsori penuh, sehingga tidak menggunakan APBD. Banyak pihak yang membantu agar acara ini tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menyebut, kolaborasi menjadi kunci utama di tengah keterbatasan fiskal. Meski demikian, kondisi ini sekaligus mencerminkan ketergantungan pada dukungan eksternal dalam pelaksanaan agenda daerah.

Di sisi lain, Anwar tetap menyampaikan optimisme dengan menggambarkan Sulawesi Tengah sebagai “ibu” yang melahirkan banyak generasi hebat, sekaligus menegaskan kuatnya solidaritas masyarakat.

Momentum Nambaso Fest juga dimanfaatkan untuk mengumumkan rencana pembangunan alun-alun Kota Palu di lokasi kegiatan saat ini, sebagai ruang publik representatif di masa depan.

Festival Nambaso sendiri berlangsung selama lima hari, 14 hingga 18 April 2026, dengan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat luas.

Meski tanpa APBD kata gubernur anwar hafid kegiatan perayaan tetap berjalan dan sunguh sangat meriah . Namun, publik kini menanti langkah konkret pemerintah dalam memastikan beberapa program kerja pemerintah Sulawesi tengah berjalan dengan semestinya .

AD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.