Gubernur Anwar Hafid Ingin Lalampa Toboli Jadi Ikon Wisata Kuliner Sulteng, Festival Diusulkan Masuk Agenda Tahunan

oleh -341 Dilihat

RadarNasional,PARIGI MOUTONG – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., mendorong Toboli, Kabupaten Parigi Moutong, berkembang menjadi ikon wisata kuliner unggulan di Sulawesi Tengah. Menurutnya, potensi Lalampa Toboli yang telah dikenal luas dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat jika dikelola secara berkelanjutan.

Foto : istimewa

Pernyataan itu disampaikan Anwar Hafid saat menghadiri Festival Kuliner Lalampa Toboli bertema “Warisan Budaya, UMKM Berdaya, Generasi Berkarya” yang digelar di kawasan eks Jembatan Timbangan Toboli, Minggu (7/6/2026).

Dalam sambutannya, Anwar menilai keunikan Lalampa Toboli terletak pada ketersediaannya yang bisa dinikmati setiap hari. Kondisi tersebut, menurut dia, merupakan keunggulan yang tidak dimiliki banyak daerah lain.

“Hebatnya di Toboli ini, lalampa tersedia setiap hari. Ini merupakan potensi besar yang harus terus dikembangkan agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Anwar.

Ia menilai kawasan Toboli memiliki posisi strategis di jalur Trans Sulawesi sehingga berpeluang besar menjadi pusat kuliner sekaligus tempat persinggahan bagi para pelintas antardaerah. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah daerah didorong menghadirkan berbagai fasilitas pendukung.

Menurut Anwar, pengembangan rest area, tempat ibadah, pusat UMKM, hingga sarana penunjang lainnya perlu dilakukan agar Toboli menjadi destinasi yang nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Kita ingin Toboli menjadi tempat singgah yang nyaman. Orang tidak hanya datang untuk membeli lalampa, tetapi juga beristirahat dan menikmati suasana yang ada di sini,” ujarnya.

Tak hanya itu, Gubernur juga menyatakan dukungannya agar Festival Kuliner Lalampa Toboli ditetapkan sebagai agenda tahunan. Ia menilai festival tersebut tidak sekadar menjadi ajang promosi kuliner tradisional, tetapi juga mampu memperkuat eksistensi pelaku UMKM lokal.

“Insyaallah saya setuju festival ini dijadikan event tahunan. Pemerintah akan memberikan dukungan agar kegiatan ini terus berkembang dan semakin dikenal luas,” tegasnya.

Anwar juga mengusulkan pembangunan ikon atau landmark Lalampa Toboli sebagai identitas kawasan. Keberadaan landmark tersebut dinilai dapat memperkuat citra Toboli sebagai destinasi wisata kuliner khas Sulawesi Tengah.

Selain potensi kuliner, Anwar mengapresiasi keramahan masyarakat Toboli yang dinilainya menjadi modal sosial penting dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Keramahan masyarakat adalah kekuatan yang harus terus dijaga. Orang akan senang singgah dan kembali datang ketika merasa nyaman dan diterima dengan baik,” tuturnya.

Ia berharap Lalampa Toboli semakin dikenal di berbagai daerah dan menjadi salah satu sajian khas Sulawesi Tengah yang selalu diperkenalkan dalam berbagai kegiatan resmi maupun saat menerima tamu dari luar daerah.

Festival Kuliner Lalampa Toboli sendiri menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan budaya, meningkatkan daya saing UMKM, sekaligus memperkuat posisi Toboli sebagai salah satu destinasi wisata kuliner unggulan di Sulawesi Tengah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid, Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, unsur Forkopimda, kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, para camat dan kepala desa, tokoh adat, serta tokoh masyarakat.

AD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.