Pastikan Korban Gempa Tertangani, Reny Lamadjido Sambangi RS hingga Desa Terdampak di Kab Sigi

oleh -329 Dilihat

RadarNasional,PALU – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, bergerak cepat turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Sigi dan Kota Palu, Selasa (16/6/2026), berjalan optimal.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Reny mengawali peninjauannya di RSUD Undata Palu dengan melihat langsung kondisi para korban yang tengah menjalani perawatan medis. Ia juga berdialog dengan tenaga kesehatan guna memastikan pelayanan terhadap pasien berlangsung maksimal.

Dari RSUD Undata, Wakil Gubernur melanjutkan kunjungannya ke RSUD Kabelota Sigi untuk memantau kesiapan fasilitas kesehatan dalam menangani korban gempa. Berdasarkan data sementara yang dihimpun pemerintah daerah hingga Selasa sore, sedikitnya enam warga mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.

Dua korban diketahui telah dirujuk ke RSUD Torabelo untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan, sementara empat korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Palolo.

Tak hanya memastikan pelayanan kesehatan berjalan baik, Reny juga turun langsung meninjau wilayah terdampak yang mengalami kerusakan cukup parah. Bersama Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae dan Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi, ia mengunjungi Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, yang menjadi salah satu wilayah dengan dampak kerusakan paling signifikan akibat gempa.

Di desa tersebut, Reny menyaksikan langsung kondisi rumah-rumah warga yang roboh dan rusak berat diterjang guncangan. Ia menyapa warga terdampak, mendengarkan keluhan mereka, serta menanyakan kebutuhan mendesak yang diperlukan selama masa tanggap darurat.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan penanganan yang cepat, baik dari sisi kesehatan maupun kebutuhan dasar lainnya. Pemerintah akan terus hadir mendampingi warga sampai kondisi kembali pulih,” ujar Reny.

Desa Kamarora B menjadi salah satu titik yang mengalami kerusakan cukup serius. Sejumlah rumah dilaporkan ambruk sehingga sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang dianggap lebih aman sembari menunggu situasi benar-benar kondusif.

Sementara itu, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, tenaga kesehatan, relawan, serta pemerintah daerah terus melakukan asesmen di lapangan. Pendataan terhadap rumah warga, fasilitas umum, serta kebutuhan para penyintas masih berlangsung guna memastikan bantuan dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran.

Berdasarkan informasi BMKG, gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 tersebut tidak berpotensi tsunami. Namun hingga pukul 13.30 Wita, tercatat telah terjadi 48 kali gempa susulan di sekitar pusat gempa. Kondisi tersebut membuat sebagian warga memilih bertahan di area terbuka sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG maupun pemerintah daerah.

Hingga Selasa malam, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa akibat bencana tersebut. Meski demikian, pemerintah bersama seluruh unsur terkait masih terus melakukan pemantauan dan penanganan di wilayah-wilayah terdampak, khususnya di Kecamatan Nokilalaki yang mengalami kerusakan cukup signifikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.