DP3AP2KB Morowali Ajak Semua Pihak Perkuat Kolaborasi Percepat Penurunan Stunting di Bungku Pesisir

oleh -311 Dilihat

BUNGKU PESISIR, RadarNasional – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Morowali mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat memperkuat kolaborasi dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris DP3AP2KB Morowali, Nursia, saat memberikan sosialisasi pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Kecamatan Bungku Pesisir yang dirangkaikan dengan kegiatan jalan sehat dan ramah tamah di halaman Kantor Camat Bungku Pesisir, Rabu (15/7/2026).

Dalam pemaparannya, Nursia menjelaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) telah mendapat mandat dari Presiden sebagai koordinator percepatan penurunan stunting secara nasional.

Menurutnya, target tersebut hanya dapat tercapai melalui sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga pemerintah desa.

“Percepatan penurunan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan kerja sama seluruh perangkat daerah, mulai dari Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perumahan, pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa,” ujar Nursia.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan program stunting di tingkat desa meski terjadi pergantian kepala desa maupun camat. Menurutnya, kader-kader yang telah berpengalaman dan memiliki dedikasi tinggi tetap perlu diberdayakan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terputus.

“Kader yang sudah berpengalaman hendaknya tetap dirangkul. Jangan setiap terjadi pergantian kepala desa atau camat seluruh kader ikut diganti. Pengalaman dan dedikasi mereka sangat penting untuk keberhasilan program,” tegasnya.

Selain itu, Nursia mendorong Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di tingkat desa dan kecamatan agar rutin menggelar rapat koordinasi sedikitnya satu kali setiap triwulan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengevaluasi program, menyelesaikan berbagai kendala di lapangan, sekaligus meningkatkan kualitas pelaporan sebagai bagian dari penilaian program stunting di tingkat provinsi maupun nasional.

Di akhir penyampaiannya, Nursia mengajak masyarakat menjadikan kegiatan jalan sehat sebagai simbol kebersamaan dalam membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.

“Mari kita jadikan jalan sehat ini sebagai simbol bahwa membangun keluarga yang sehat merupakan tanggung jawab bersama. Setiap langkah kecil yang kita lakukan hari ini adalah bagian dari ikhtiar besar mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” katanya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan peringatan HUT ke-15 Kecamatan Bungku Pesisir dan berharap semangat kebersamaan terus terjaga demi kemajuan daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, Anggota DPRD Morowali Herlan, Camat Bungku Pesisir Burhanudin, unsur Forkopimcam Bungku Pesisir, Ketua TP PKK Kecamatan Bungku Pesisir, serta masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.