Pabrik Kelapa Raksasa Hadir di Morowali, Gubernur: Momentum Kebangkitan “Tanah Nyiur Melambai” Dimulai

oleh -303 Dilihat

RadarNasional,MOROWALI – Kabar pembangunan pabrik pengolahan kelapa di kawasan industri BTIG, Wabau, Kabupaten Morowali, disambut antusias sebagai tonggak baru kebangkitan industri hilirisasi di Sulawesi Tengah. Kehadiran pabrik tersebut dinilai akan membuka peluang besar bagi petani sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

Gubernur Sulawesi Tengah menyebut pembangunan pabrik ini sebagai kabar besar yang patut disyukuri. Menurutnya, selama ini komoditas kelapa dari Sulawesi Tengah lebih banyak dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, sehingga nilai tambah justru dinikmati daerah lain.

“Kini kita mulai memasuki era hilirisasi. Hasil bumi kita tidak lagi hanya dijual mentah, tetapi diolah di daerah sendiri sehingga memberikan nilai ekonomi yang jauh lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Pabrik yang dirancang memiliki kapasitas hingga 400 ribu ton bahan baku kelapa tersebut diyakini akan menciptakan permintaan yang sangat besar terhadap hasil panen petani. Kondisi ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani, membuka lapangan kerja baru, serta menggerakkan roda perekonomian di Sulawesi Tengah.

Menurut Gubernur, investasi ini juga menjadi momentum untuk mengembalikan identitas Sulawesi Tengah sebagai “Tanah Nyiur Melambai”, daerah yang sejak lama dikenal memiliki potensi perkebunan kelapa yang melimpah.

Namun, di balik peluang besar itu, pemerintah juga mengingatkan adanya tantangan yang harus segera diatasi. Produksi kelapa di Sulawesi Tengah saat ini dinilai masih belum mampu memenuhi kebutuhan bahan baku pabrik yang mencapai ratusan ribu ton.

“Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kita semua. Produksi kelapa harus ditingkatkan melalui penguatan sektor perkebunan, pendampingan petani, serta perluasan budidaya agar kebutuhan industri dapat dipenuhi dari hasil panen masyarakat Sulawesi Tengah sendiri,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap pembangunan pabrik kelapa di BTIG menjadi titik awal lahirnya ekosistem industri berbasis kelapa yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat hilirisasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.