Terbang ke Pelosok Demi Rakyat! Gubernur Anwar Hafid Pastikan Tak Ada Desa di Sulteng yang Tertinggal

oleh -476 Dilihat
Screenshot

Radarnasional,TOUNA – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk menghadirkan pembangunan hingga ke pelosok kembali dibuktikan. Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, rela menembus keterbatasan akses dengan menggunakan helikopter untuk mengunjungi Desa Mire, Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una-Una, Selasa (4/8/2026), memastikan suara masyarakat terpencil didengar langsung oleh pemerintah.

Kedatangan Gubernur disambut meriah. Ratusan warga bersama para pelajar SD dan SMP memadati lapangan Desa Mire sejak pagi. Sorak gembira dan antusiasme masyarakat mewarnai kunjungan yang turut dihadiri Wakapolres Tojo Una-Una, Camat Ulubongka, pemerintah desa, serta jajaran pemerintah daerah.

Mengusung tema “Membangun Sinergi, Menyerap Aspirasi, dan Mewujudkan Pembangunan yang Adil, Maju, dan Sejahtera,” Anwar Hafid memilih berdialog secara terbuka dengan masyarakat. Berbagai persoalan disampaikan langsung, mulai dari kebutuhan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pelayanan dasar yang dinilai masih perlu mendapat perhatian.

Menurut Anwar Hafid, penggunaan helikopter bukanlah simbol kemewahan, melainkan bentuk keseriusan pemerintah untuk menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi.

“Kami ingin memastikan tidak ada daerah yang tertinggal. Pemerintah harus hadir dan mendengar langsung aspirasi masyarakat, termasuk di desa-desa yang akses transportasinya masih terbatas,” tegas Anwar Hafid.

Ia memastikan setiap aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bagian dari bahan evaluasi dan penyusunan program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah agar pembangunan benar-benar merata dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

Usai menyerap aspirasi di Desa Mire, Gubernur melanjutkan kunjungan kerja ke Ampana, ibu kota Kabupaten Tojo Una-Una, untuk memimpin pertemuan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, S.H., Kapolres Tojo Una-Una, Kepala Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una, serta unsur Forkopimda lainnya.

Dalam arahannya, Anwar Hafid menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak akan berhasil tanpa sinergi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, keamanan, stabilitas, dan koordinasi antarlembaga menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami butuh dukungan penuh Forkopimda. Pembangunan tidak akan berjalan baik tanpa koordinasi yang kuat dan terciptanya rasa aman di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam menjalankan berbagai program strategis demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kunjungan kerja ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus berupaya menghadirkan pelayanan dan pembangunan tanpa membedakan wilayah. Dari pusat kota hingga desa terpencil, semangat pemerataan terus didorong agar tidak ada lagi masyarakat yang merasa jauh dari perhatian pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.