Morowali Perkuat GERMAS, Dinkes Sulteng Dorong Budaya Hidup Sehat di Lima Tatanan

oleh -703 Dilihat
Screenshot

Radarnasional,MOROWALI – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Morowali memperkuat implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) melalui kegiatan Peningkatan dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat di Aula Hotel Metro Morowali, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan yang dibuka Bupati Morowali melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Morowali, Afridin, itu menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan evaluasi penerapan budaya hidup sehat di berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Penyuluh Kesehatan Ahli Madya Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Noviani, mengatakan pembudayaan hidup sehat difokuskan pada lima tatanan, yakni rumah tangga, institusi pendidikan, tempat kerja termasuk kawasan industri, fasilitas pelayanan kesehatan, serta tempat-tempat umum.

Menurut dia, pelaksanaan program tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang GERMAS, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 11 Tahun 2017, Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 11 Tahun 2021, hingga Peraturan Bupati Morowali Nomor 12 Tahun 2022.

“Tujuan kegiatan ini meningkatkan efektivitas pembinaan dan sistem monitoring pembudayaan hidup sehat pada berbagai tatanan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian indikator program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat,” kata Noviani.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Jumiati, menegaskan bahwa penerapan pola hidup sehat tidak dapat dibebankan hanya kepada sektor kesehatan. Menurutnya, seluruh perangkat daerah perlu mengambil peran melalui program dan penganggaran sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Ia menilai GERMAS harus diwujudkan sebagai gerakan lintas sektor yang didukung edukasi, promosi kesehatan, penyediaan layanan kesehatan, serta pemanfaatan sumber daya di setiap instansi agar mampu mendorong terbentuknya masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Askia, mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan GERMAS. Ia menekankan pentingnya membiasakan aktivitas fisik, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, melakukan deteksi dini penyakit, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut diikuti 40 peserta yang berasal dari organisasi perangkat daerah, instansi terkait, Tim Penggerak PKK, rumah sakit, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Morowali. Pemerintah berharap sinergi lintas sektor yang dibangun melalui kegiatan ini mampu memperkuat pembudayaan hidup sehat dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Morowali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.