Kabel Internet Melintang, Warga Palu Terluka: MyRepublic Dan Provider Lain Di sorot Tuntut Pertanggung Jawaban

oleh -301 Dilihat
Screenshot

RADARNASIONAL,PALU — Kabel jaringan internet yang melintang di badan Jalan Tanggul Selatan, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, kembali memicu kecelakaan. Dua warga, Fahry dan Fatir, menjadi korban setelah kendaraan yang mereka gunakan terlilit kabel pada Senin (10/8/2026) sore.

Insiden tersebut menjadi sorotan karena kabel diduga merupakan jaringan internet yang dipasang tanpa memperhatikan keselamatan pengguna jalan. Fatir bahkan mengalami luka serius pada bagian leher setelah kabel yang melintang di jalan tersangkut di tubuhnya.

Orang tua korban, Dimas, mengecam kondisi kabel yang dinilainya semrawut dan membahayakan masyarakat. Ia mengatakan, persoalan kabel menjuntai dan melintang di kawasan tersebut bukan kali pertama dikeluhkan warga.

“Anakku jadi korban kabel melintang di jalan. Fatir lewat naik motor, ada kabel nyangkut di lehernya, dia langsung lompat dari motor. Itu bahaya sekali,” ujar Dimas kepada media ini, Selasa (11/8).

Menurut Dimas, warga sebelumnya telah berulang kali menyampaikan keluhan terkait keberadaan kabel yang tidak tertata. Ia meminta perusahaan penyedia layanan internet bertanggung jawab dan tidak mengabaikan faktor keselamatan dalam pemasangan maupun pemeliharaan jaringan.

“Sudah beberapa kali warga mengeluh dan membuat laporan. Kabel melintang seperti ini jelas membahayakan pengendara,” tegasnya.

Dimas juga meminta pemerintah kelurahan lebih selektif dalam memberikan izin pemasangan jaringan internet agar aktivitas provider tidak justru membahayakan masyarakat.

“Semoga ini menjadi perhatian provider siapapun itu. Fasilitas seperti ini seharusnya tidak menjadi bahaya bagi banyak orang kalau pemasangannya dilakukan dengan rapi,” katanya.

Sementara itu, pihak PLN Palu memastikan kabel yang melintang tersebut bukan bagian dari jaringan PLN. Dari ukuran fisiknya, kabel tersebut dinilai lebih menyerupai jaringan telekomunikasi atau internet.

“Kabel tersebut bukan milik PLN. Karena ukurannya kecil, mungkin dari Telkom, XL atau MyRepublic. Yang jelas bukan milik PLN,” ujarnya.

Terpisah, Lurah Birobuli Utara, Rini Suwarni, mengungkapkan bahwa pemasangan jaringan internet milik MyRepublic di wilayah tersebut sebelumnya telah memperoleh izin dari pihak kelurahan.

Namun, terkait kabel yang menyebabkan kecelakaan, Rini mengaku belum dapat memastikan kepemilikannya. Pihak kelurahan akan meminta klarifikasi langsung kepada MyRepublic.

“Saya mau tanya ke provider MyRepublic apakah ini kabel miliknya. Kalau itu milik MyRepublic, pihaknya akan kami tegur untuk lebih hati-hati lagi, karena sudah memakan korban,” kata Rini.

Kecelakaan ini pun menimbulkan pertanyaan serius terhadap pengawasan pemasangan jaringan internet di ruang publik. Izin pemasangan semestinya tidak hanya menyangkut keberadaan jaringan, tetapi juga memastikan kabel tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Jika kabel tersebut nantinya terbukti merupakan jaringan MyRepublic, publik menunggu langkah konkret perusahaan untuk segera menata dan mengamankan jaringan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.