Gubernur Anwar Hafid Jatuh dari Motor di Umbele, Baju Robek Jadi Teguran Halus untuk Bupati Morowali

oleh -399 Dilihat
Screenshot

RADARNASIONAL,MOROWALI — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Ketua TP-PKK Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan dikabarkan terjatuh dari sepeda motor saat menghadiri penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Umbele, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, Jumat (14/8/2026).

Peristiwa itu terjadi saat rombongan gubernur meninjau kawasan di wilayah kepulauan tersebut. Anwar Hafid dan rombongan sebelumnya tiba menggunakan helikopter untuk menghadiri agenda penutupan TMMD.

Hadir pula Pangdam Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar Komando Daerah Militer XXIII/Palaka Wira (Kodam XXIII/PW) serta Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf.

Meski insiden tersebut tidak sampai menimbulkan cedera serius, Anwar Hafid menyampaikan kejadian itu dengan nada bercanda sekaligus menyentil kondisi akses jalan di lokasi.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar Hafid menyampaikan teguran halus kepada Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf.

“Tadi saya jatuh, Pak Bupati. Aspal itu jalan. Untung cuma baju yang robek,” ujar Anwar Hafid sambil bercanda.

Ucapan tersebut sontak menjadi perhatian. Di balik candaan itu, ada pesan yang cukup keras: persoalan infrastruktur dan akses jalan di wilayah kepulauan Morowali tidak boleh dianggap sepele.

Jatuhnya orang nomor satu di Sulawesi Tengah itu bahkan menjadi semacam cambuk agar pembangunan infrastruktur di Morowali, khususnya wilayah yang masih sulit dijangkau, mendapat perhatian lebih serius.

Apalagi, akses jalan menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga mobilitas sehari-hari.

Dalam kunjungannya ke Desa Umbele, Anwar Hafid juga sempat bernostalgia dengan kondisi desa tersebut sebelum dirinya menjabat sebagai gubernur.

Ia mengaku kagum melihat perkembangan Desa Umbele yang dinilainya telah mengalami perubahan.

Namun, perkembangan tersebut tentu perlu diikuti dengan pembangunan infrastruktur yang memadai agar masyarakat di wilayah kepulauan tidak merasa dianaktirikan dalam pembangunan.

Kegiatan penutupan TMMD ke-129 sendiri menjadi momentum penting untuk memperlihatkan bagaimana sinergi TNI dan pemerintah dapat menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di wilayah pelosok.

Insiden gubernur jatuh dari motor memang hanya berlangsung sesaat. Namun, baju yang robek dan kondisi jalan yang dilalui menjadi pengingat bahwa pembangunan jalan di wilayah kepulauan bukan sekadar proyek, melainkan kebutuhan mendasar masyarakat.AD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.