Gubernur Anwar Hafid Gerak Cepat Tekan Kasus TB, Minta Satgas Dibentuk di Semua Kabupaten/Kota

oleh -356 Dilihat
Screenshot

RADARNASIONAL,PALU – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mendorong langkah cepat untuk menekan kasus Tuberkulosis (TB) di wilayahnya.

Salah satu langkah yang didorong yakni pembentukan Satuan Tugas (Satgas) TB di setiap kabupaten/kota.

Hal itu disampaikan Anwar Hafid saat menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Dr. Fauzan serta Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benyamin Paulus Octavianus di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Sabtu (22/8/2026).

Anwar Hafid menegaskan, persoalan TB harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Menurutnya, Satgas TB nantinya tidak hanya menangani kasus, tetapi juga memastikan program pemberantasan TB berjalan secara konsisten melalui pemantauan dan evaluasi di lapangan.

“Kepala daerah, saya pesan, ini TB menjadi prioritas. Kalau perlu, kita bikin masing-masing Satgas TB di kabupaten/kota,” tegasnya.

Ia mengatakan, pemerintah provinsi juga akan memperkuat fungsi monitoring agar daerah yang masih memiliki kelemahan dalam penanganan TB dapat segera dibantu.

“Provinsi juga kita bikin untuk melakukan monitoring di semua kabupaten/kota, sehingga daerah yang masih lemah bisa kita perkuat,” lanjutnya.

Gubernur menyebut, penanganan TB membutuhkan kerja bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga tenaga kesehatan, perguruan tinggi, mahasiswa dan masyarakat.

Ia meyakini target tersebut dapat dicapai apabila seluruh pihak bergerak dengan program dan langkah yang sama.

“Kalau kita serius semua, satu langkah, satu program, kesatuan gerak, saya yakin dan percaya ini akan bisa kita tuntaskan,” ujarnya.

Dapat Bantuan 16 Portable X-Ray

Upaya mempercepat penanganan TB juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

Kementerian Kesehatan akan memperkuat deteksi dini TB di Sulawesi Tengah melalui bantuan 16 unit portable X-Ray.

Peralatan tersebut ditargetkan tiba pada September 2026.

Anwar Hafid menyambut baik dukungan tersebut. Menurutnya, kemudahan masyarakat dalam mengakses pemeriksaan harus dibarengi dengan gerakan bersama untuk memberantas TB.

“Kalau masyarakat kita sudah tidak susah lagi untuk berobat, sekarang mari kita fokus menjadikan Sulawesi Tengah ini bebas dari TB,” katanya.

Dengan pembentukan Satgas TB di seluruh kabupaten/kota, Gubernur berharap koordinasi penanganan TB semakin kuat dan target eliminasi TB pada 2030 dapat tercapai.

“Semoga eliminasi TB tahun 2030 itu akan kita capai secara bersama-sama,” pungkasnya.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, para bupati/wali kota se-Sulawesi Tengah, para asisten, tenaga ahli, serta kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.