Karangan Bunga Bertuliskan “PELAKOR” Geger di Depan Bank Sulteng, Manajemen Angkat Bicara

oleh -396 Dilihat
Screenshot

RADARNASIONAL,PALU – Sebuah karangan bunga dengan tulisan “PELAKOR” yang dipasang di depan kantor Bank Sulteng, Kota Palu, Sulawesi Tengah, mendadak menjadi sorotan publik.

Tulisan bernada sindiran pada karangan bunga tersebut kemudian viral di media sosial. Di bagian lainnya juga tercantum tulisan “Dari ISTRI SAH”.

Ramainya persoalan itu membuat manajemen PT Bank Sulteng angkat bicara. Bank Sulteng menegaskan, persoalan yang mencuat bukan bagian dari aktivitas kelembagaan perusahaan.

Melalui keterangan resmi Humas Divisi Corporate Secretary PT Bank Sulteng, manajemen menyebut persoalan tersebut merupakan ranah pribadi salah satu individu.

“Sehubungan dengan informasi yang beredar terkait persoalan pribadi salah satu pegawai, kami menegaskan bahwa hal tersebut tidak berkaitan dengan aktivitas kelembagaan Bank Sulteng,” demikian pernyataan resmi manajemen.

Manajemen Bank Sulteng menyatakan telah melakukan klarifikasi secara internal.

Persoalan tersebut juga akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan perusahaan.

Bank Sulteng meminta masyarakat tidak mencampuradukkan persoalan personal individu dengan institusi perbankan milik daerah tersebut.

Langkah itu dinilai penting agar informasi yang beredar tidak menimbulkan persepsi keliru terhadap Bank Sulteng.

Di tengah polemik tersebut, manajemen tetap menegaskan komitmennya menjaga integritas, profesionalisme, serta kepercayaan masyarakat.

Sebelumnya, karangan bunga yang dipasang di depan kantor Bank Sulteng menjadi perhatian setelah foto dan tulisannya beredar luas di media sosial.

Berdasarkan informasi yang beredar, karangan bunga tersebut diduga dikirim oleh seorang istri sah dan ditujukan kepada seorang perempuan berinisial PPA, yang disebut-sebut merupakan pegawai Bank Sulteng.

Namun, tudingan terkait hubungan pribadi tersebut belum mendapat konfirmasi dari pihak-pihak yang disebut, sehingga kebenarannya belum dapat dipastikan.

Informasi yang beredar juga menyebut perempuan tersebut diduga memiliki hubungan dengan seorang pria yang telah berstatus sebagai suami orang. Pria tersebut disebut-sebut merupakan oknum anggota Polri yang berdinas di Polda Sulawesi Tengah.

Terkait persoalan tersebut, Humas Bank Sulteng Abdu Borman sebelumnya memilih tidak memberikan komentar mengenai masalah personal.

“Masalah personal itu, Pak. Kami pihak Bank Sulteng no comment,” kata Abdu, dikutip dari kabarsulteng.id.

Meski demikian, pihak Bank Sulteng menyatakan terbuka untuk membantu proses mediasi apabila diperlukan agar persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik.

“Yang kami bisa lakukan hanya memediasi kedua pihak agar masalah ini bisa diselesaikan secara damai,” ujarnya. AD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.