PT IMIP Serahkan 6 Kapal untuk Nelayan Fatufia dan Keurea, Diharapkan Dongkrak Ekonomi Pesisir

oleh -375 Dilihat
Screenshot

RADARNASIONAL,MOROWALI – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menyerahkan enam unit kapal kepada kelompok nelayan di Desa Fatufia dan Desa Keurea, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung aktivitas penangkapan ikan sekaligus meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat pesisir di sekitar kawasan industri.

Deputy Departemen Head Community Development & CSR PT IMIP, Laurencia Kirana Larasati, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

“Program ini merupakan inisiatif strategis dalam rangka memperkuat ekonomi masyarakat pesisir melalui peningkatan kapasitas operasional kelompok nelayan di Desa Fatufia dan Desa Keurea,” kata Laurencia, Rabu (30/9/2026).

Menurutnya, bantuan diberikan setelah IMIP melakukan identifikasi kebutuhan masyarakat. Sebanyak enam unit perahu fiber lengkap dengan mesin tempel disalurkan kepada kelompok nelayan yang telah melalui proses verifikasi dan penilaian kebutuhan.

Masing-masing kapal memiliki panjang 10 meter dan lebar 1,3 meter, dengan kapasitas hingga 10 orang serta daya angkut maksimal 1,5 ton.

Kapal tersebut juga dilengkapi mesin tempel Yamaha 15 PK dengan kapasitas mesin 246 CC.

“Penetapan penerima mempertimbangkan aspek kebutuhan, kesiapan operasional, kapasitas kelompok, serta komitmen dalam mengelola, menggunakan dan memelihara bantuan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Tak hanya menyerahkan kapal dan mesin, IMIP juga memberikan dukungan pelatihan pengoperasian serta pemeliharaan mesin kepada para penerima manfaat.

Langkah ini dilakukan agar bantuan tidak sekadar menjadi aset, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk menunjang kegiatan ekonomi nelayan.

Laurencia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan produktivitas usaha perikanan tangkap dan membantu menjaga stabilitas pendapatan rumah tangga nelayan.

“Dalam jangka menengah dan panjang, bantuan sarpras ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap penguatan ekonomi masyarakat pesisir melalui peningkatan produktivitas usaha perikanan tangkap,” ujarnya.

IMIP juga akan melakukan pemantauan terhadap pemanfaatan kapal dan perkembangan aktivitas produksi masyarakat, termasuk mengevaluasi kebutuhan pendukung seperti pelatihan teknis dan pemeliharaan peralatan.

“Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program Community Development dan mendukung peningkatan kapasitas masyarakat di sekitar kawasan industri,” pungkas Laurencia. (ful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.