KAPOLDA BARU, HARAPAN BARU! Kasus di Sulteng Jadi Atensi, Termasuk Dugaan Mafia Tanah yang Di-SP3 Polda Sulteng

oleh -352 Dilihat
Screenshot

RADARNASIONAL,PALU — Pergantian pucuk pimpinan Polda Sulawesi Tengah menjadi momentum baru bagi institusi kepolisian di daerah. Irjen Pol Rizal Irawan, S.I.K., M.H. kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolda Sulteng menggantikan Irjen Pol Nasri Sulaeman yang dimutasikan sebagai Pati Polda Sulteng dalam rangka pensiun.

Rizal Irawan ditunjuk dalam mutasi besar-besaran Mabes Polri pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

Kehadiran Kapolda baru membawa harapan baru bagi masyarakat Sulawesi Tengah, terlebih Polda Sulteng dihadapkan pada berbagai persoalan yang selama ini menjadi perhatian publik.

Salah satunya adalah persoalan dugaan mafia tanah yang mencuat di Kabupaten Sigi. Dalam perkara tersebut, penyidik Polda Sulteng sebelumnya melakukan penyelidikan dan penyidikan, menetapkan sejumlah tersangka, serta melakukan pemeriksaan terhadap dokumen yang diduga bermasalah.

Perkara tersebut juga menjadi sorotan setelah kuasa hukum menyebut adanya hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik serta penetapan tersangka yang telah diuji melalui praperadilan.

Namun, pada 14 Agustus 2026, Polda Sulteng menerbitkan dua SP3 dengan alasan alat bukti dinilai tidak mencukupi. Perubahan perkembangan perkara itu kemudian dipertanyakan kuasa hukum dan dilaporkan ke sejumlah lembaga pengawasan.

Persoalan tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah yang mendapat perhatian publik dan diharapkan dapat memperoleh penjelasan secara terbuka sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Bukan hanya perkara pertanahan. Berbagai persoalan lain di Sulawesi Tengah seperti penanganan tindak pidana, pemberantasan narkoba, konflik agraria, persoalan sumber daya alam, keamanan investasi, hingga pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian juga menjadi bagian dari tantangan kepemimpinan baru.

Di tengah berbagai persoalan tersebut, harapan besar kini diarahkan kepada Kapolda baru.

Masyarakat tentu berharap kepemimpinan Irjen Pol Rizal Irawan dapat membawa angin segar di tubuh Polda Sulteng, terutama dalam memperkuat profesionalitas, transparansi, akuntabilitas dan pelayanan kepolisian.

Harapan lainnya adalah agar setiap laporan dan persoalan hukum yang menjadi perhatian masyarakat dapat ditangani secara objektif, transparan dan berdasarkan alat bukti serta ketentuan hukum yang berlaku.

Dengan pengalaman panjang di bidang reserse, intelijen dan penegakan hukum, Rizal kini menghadapi tantangan untuk membangun kepercayaan publik sekaligus memastikan Polda Sulteng hadir menjawab berbagai persoalan masyarakat.

Pergantian Kapolda bukan sekadar pergantian jabatan. Bagi masyarakat Sulteng, ini menjadi momentum untuk menaruh harapan besar terhadap penegakan hukum yang lebih transparan, profesional dan berkeadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.