Dari Pengukuhan ke Pertarungan 2029, Safri Pimpin Konsolidasi PKB Morowali

oleh -45 Dilihat
Screenshot

RADARNASIONAL,MOROWALI – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Morowali mulai menyiapkan langkah politik menuju Pemilu 2029. Di bawah kepemimpinan Nursabah untuk masa bakti 2026–2031, partai ini menargetkan penambahan kursi di DPRD Morowali sekaligus membidik posisi pimpinan legislatif.

Kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Morowali resmi dikukuhkan oleh Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Tengah, Muhammad Safri, pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Pengukuhan tersebut dirangkaikan dengan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab). Forum ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penyusunan agenda organisasi untuk lima tahun mendatang.

Ketua DPC PKB Morowali, Nursabah, mengatakan kepengurusan baru tidak boleh berhenti pada pengukuhan dan pergantian struktur organisasi. Seluruh jajaran, menurut dia, harus segera bergerak memperkuat konsolidasi hingga tingkat kecamatan dan desa.

“Pengukuhan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi kami untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan menyatukan langkah dalam membesarkan PKB di Kabupaten Morowali,” ujar Nursabah.

Pemilu 2029 menjadi salah satu agenda besar kepengurusan tersebut. PKB Morowali memasang target meningkatkan jumlah kursi di DPRD. Bahkan, partai ini juga berupaya merebut posisi pimpinan DPRD.

Nursabah menyebut target tersebut membutuhkan kerja bersama, bukan hanya mengandalkan pengurus di tingkat cabang. Soliditas kader dan penguatan struktur partai hingga tingkat bawah dinilai menjadi bagian penting dari persiapan politik tersebut.

“Target kami pada Pemilu 2029 adalah menambah perolehan kursi di DPRD Morowali. Kami juga berupaya agar PKB bisa meraih posisi pimpinan DPRD. Untuk mencapai itu, tentu dibutuhkan kerja sama, kekompakan, dan kerja nyata dari seluruh pengurus,” katanya.

Namun, Nursabah menegaskan, agenda PKB tidak semata-mata berkutat pada perebutan kursi politik. Ia ingin partai tersebut hadir di tengah masyarakat dan ikut memperjuangkan kepentingan warga.

Menurut dia, partai politik harus tetap menjalankan fungsi sosial dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, termasuk mengambil bagian dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami ingin PKB tidak hanya hadir untuk kepentingan politik, tetapi juga bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat. Dukungan terhadap pembangunan daerah harus diarahkan pada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, PKB Morowali kini memiliki lima tahun untuk memperkuat organisasi dan membangun kedekatan dengan masyarakat. Target politik 2029 telah dipasang, sementara pekerjaan konsolidasi menjadi langkah awal yang harus dijalankan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.