RADARNASIONAL,PALU – Manajemen Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dan pertanyaan yang berkembang di media sosial mengenai keamanan aktivitas olahraga jogging atau lari di kawasan bandara, khususnya di area Drop Zone dan Pick Up Zone.

Klarifikasi tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Pimpinan Redaksi Radarnasional, Andrew Wattimena, yang berlangsung pada 3 Maret 2026 di Kantor Kepala Bandara.
Kepala Bandara, Prasetiyohadi, S.T., S.H., M.H., menjelaskan bahwa area Drop Zone dan Pick Up Zone di terminal bandar udara merupakan daerah sisi darat, yakni area tertentu dan gedung-gedung di bandar udara selain Daerah Keamanan Terbatas (Security Restricted Area) dan Daerah Terkendali (Controlled Area). Meski bukan kawasan terbatas, area tersebut tetap berada dalam pengawasan serta penerapan langkah-langkah keamanan.
“Drop Zone dan Pick Up Zone dirancang untuk mendukung kelancaran arus kendaraan penumpang dan operasional bandar udara. Area tersebut bukan diperuntukkan untuk kegiatan olahraga jogging atau lari,” ujar Prasetiyohadi.
Ia menambahkan, pihak bandara telah melakukan langkah-langkah mitigasi guna menjaga keselamatan dan keamanan kawasan. Di antaranya dengan mengarahkan masyarakat yang berolahraga ke area yang telah disediakan, memberikan sosialisasi langsung oleh petugas keamanan, serta memasang rambu-rambu imbauan di lokasi.
“Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat untuk berolahraga. Namun keselamatan, ketertiban, dan kelancaran operasional tetap menjadi prioritas utama,” katanya.
Prasetiyohadi juga menyampaikan bahwa saat ini Bandara Mutiara SIS Al-Jufri berstatus sebagai Badan Layanan Umum (BLU) yang berorientasi pada pelayanan publik berkualitas tinggi.
“Sebagai BLU, kami berkomitmen tidak hanya memberikan layanan transportasi udara yang aman dan profesional, tetapi juga menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban kawasan,” ujarnya.
Ke depan, manajemen bandara juga tengah mempersiapkan lokasi khusus jogging track yang lebih aman dan representatif agar aktivitas olahraga masyarakat tetap dapat berlangsung tanpa mengganggu operasional bandar udara.
editor : Adi







