Bupati Morowali Di Minta Tegas Terkait Pelayanan Buruk Puskesmas Witaponda, Pasien Kritis Laka Lantas Dibiarkan Tanpa Penanganan Medis

oleh -1774 Dilihat

Radarnasional,Morowali – Pelayanan kesehatan di Puskesmas Witaponda kembali menjadi sorotan tajam. Seorang pasien yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas dalam kondisi kritis dilaporkan tidak mendapatkan penanganan medis yang layak saat dibawa ke puskesmas tersebut pada Selasa, 13 Mei 2025.

Menurut hasil investigasi tim wartawan RADARNASIONAL, Puskesmas Witaponda memang selama ini dikenal dengan pelayanan yang kurang memuaskan.

Keluarga korban menyampaikan kekecewaannya terhadap tindakan tenaga medis yang dinilai tidak profesional. Pasien hanya diberikan infus tanpa ada penanganan medis lanjutan seperti pembersihan luka atau perawatan intensif lainnya, meski tubuh korban dipenuhi luka.

“Saya sangat kecewa karena tidak ada tindakan medis dilakukan seperti pembersihan luka, cuma diinfus dan dibiarkan begitu saja,” ujar salah satu anggota keluarga korban dengan nada geram.

Lebih memprihatinkan lagi, pihak puskesmas justru menyarankan agar pasien dirujuk ke RSUD Morowali. Namun, keluarga pasien diminta membayar biaya sebesar Rp800.000 untuk penggunaan ambulans. Disebutkan bahwa jika biaya tersebut tidak dibayar, ambulans tidak akan diberangkatkan.

Kejadian ini memicu kemarahan masyarakat, terutama di tengah upaya pemerintah provinsi yang sedang gencar menggalakkan program layanan kesehatan gratis.

Warga meminta Bupati Morowali untuk segera turun tangan dan menindak tegas tenaga medis yang dianggap lalai dan tidak profesional dalam menjalankan tugas.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Puskesmas Witaponda terkait insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.