Dugaan Korupsi Laptop Rugikan Negara Rp 1,9 T, Nadiem: “Untuk Keluarga Saya, Kuatkan Diri”

oleh -1116 Dilihat

RadarNasional,Jakarta, 4 September 2025 — Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus dugaan korupsi Program Digitalisasi Pendidikan periode 2019–2022.

“Dari hasil pendalaman dan alat bukti yang ada, pada sore ini telah menetapkan tersangka baru dengan inisial NAM (Nadiem Anwar Makarim),” ujar Kapuspen Kejagung, Ketut Sumedana, di kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (4/9).

Sebelumnya, pada Kamis pagi, Nadiem mendatangi Gedung Bundar Jampidsus Kejagung untuk menjalani pemeriksaan ketiganya dalam kasus ini. Ia hadir bersama kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, mengenakan kemeja hijau dan membawa tas jinjing hitam.

Setelah diperiksa, sekitar pukul 16.25 WIB, penyidik resmi menahan Nadiem. Ia keluar gedung dengan mengenakan rompi tahanan berwarna pink bertuliskan “Tahanan Tindak Pidana Korupsi” dan digiring ke mobil tahanan hijau menuju Rutan Salemba, Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Dengan wajah pasrah, Nadiem sempat menyampaikan pesan menyayat hati kepada keluarganya.

“Untuk keluarga saya dan empat balita saya, kuatkan diri. Kebenaran akan ditunjukkan. Allah melindungi saya, Allah tahu kebenarannya,” ujar Nadiem dengan suara bergetar.

Kejagung menyebut kasus ini terkait pengadaan 1,2 juta unit laptop untuk sekolah-sekolah di daerah 3T dengan total anggaran Rp9,3 triliun. Laptop yang dipilih menggunakan sistem operasi Chrome (Chromebook) dinilai tidak efektif karena minim dukungan internet di banyak wilayah.

Dari hasil penyelidikan, negara diduga mengalami kerugian hingga Rp1,98 triliun. Angka itu berasal dari kerugian akibat software (CDM) sebesar Rp480 miliar serta dugaan mark up harga satuan laptop.

Selain Nadiem, Kejagung telah menetapkan tiga tersangka lain yang merupakan pejabat Kemendikbudristek pada masa jabatannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.