Angkat Budaya Sulawesi Tengah ke Kancah Internasional, APPBIPA Luncurkan Buku BIPA Berbasis Kearifan Lokal

oleh -397 Dilihat

RADARNASIONAL,PALU – Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA) Cabang Sulawesi Tengah resmi meluncurkan sekaligus membedah buku Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Berbasis Kearifan Lokal Sulawesi Tengah di Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (20/6/2026).

Buku tersebut disusun sebagai bahan ajar bagi warga negara asing dengan memadukan pembelajaran bahasa Indonesia dan kekayaan budaya Sulawesi Tengah. Melalui materi yang disajikan, para pembelajar tidak hanya mempelajari kosakata dan tata bahasa, tetapi juga diperkenalkan pada nilai-nilai budaya, etika berkomunikasi, serta kehidupan sosial masyarakat setempat.

Ketua APPBIPA Cabang Sulawesi Tengah, Asrianti, S.Pd., M.Pd., mengatakan buku tersebut dirancang agar bahasa Indonesia menjadi pintu masuk bagi penutur asing untuk memahami masyarakat dan budaya Sulawesi Tengah secara lebih mendalam.

“Penguasaan bahasa yang dibarengi dengan pemahaman budaya sangat penting agar penutur asing dapat berkomunikasi dengan tepat, mengurangi kesalahpahaman lintas budaya, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat,” ujarnya.

Peluncuran buku dilakukan melalui kerja sama APPBIPA dengan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah yang selama ini menjadi mitra dalam pengembangan kompetensi pengajar, penyusunan bahan ajar, dan penguatan program BIPA di daerah.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili Anita Yudhistira, S.S., dari Divisi Pembinaan Bahasa, menilai penerbitan buku tersebut menjadi bukti pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam pengembangan pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing.

Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu, serta sejumlah perguruan tinggi melalui kantor urusan internasional dan pusat bahasa. Sejumlah mahasiswa asing yang tengah menempuh pendidikan di Sulawesi Tengah juga hadir dan berbagi pengalaman mengenai tantangan belajar bahasa Indonesia serta beradaptasi dengan budaya lokal.

Perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah menilai buku tersebut berpotensi membantu proses adaptasi tenaga kerja asing yang bekerja di daerah ini.

Dalam sesi bedah buku, para narasumber membahas pendekatan pembelajaran, muatan budaya, hingga peluang pemanfaatannya oleh perguruan tinggi, lembaga kursus, perusahaan pengguna tenaga kerja asing, dan instansi pemerintah.

APPBIPA berharap buku BIPA Berbasis Kearifan Lokal Sulawesi Tengah dapat dimanfaatkan secara luas sebagai sarana memperkenalkan bahasa Indonesia sekaligus mempererat perjumpaan budaya antara masyarakat Sulawesi Tengah dan warga negara asing.

Lebih dari sekadar bahan ajar, buku tersebut diharapkan menjadi jembatan yang memperkenalkan cara hidup, nilai-nilai, serta keberagaman budaya Sulawesi Tengah kepada dunia internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.