Seragam Sekolah Gratis 2026: Janji Kampanye Bupati Morowali Akan Terwujud atau Tinggal Seremoni?

oleh -341 Dilihat

RadarNasional,MOROWALI – Memasuki tahun 2026, masyarakat Kabupaten Morowali kembali menagih salah satu janji kampanye utama Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, yakni program seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP.

Program yang diluncurkan secara resmi pada Juli 2025 di Desa Lafeu, Kecamatan Bungku Pesisir itu saat itu diklaim sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di sektor pendidikan. Bahkan, peluncuran program dilakukan secara seremonial dan menjadi bagian dari realisasi janji politik pasangan Bupati dan Wakil Bupati Morowali.

Namun kini, memasuki tahun ajaran baru 2026, pertanyaan yang mulai muncul di tengah masyarakat adalah: apakah program seragam sekolah gratis masih berjalan dan benar-benar tersalurkan kepada seluruh siswa yang berhak, atau hanya menjadi janji kampanye yang berhenti pada seremoni peluncuran?

Masyarakat menilai program tersebut sangat dibutuhkan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menekan sebagian keluarga. Biaya perlengkapan sekolah yang terus meningkat membuat bantuan seragam menjadi harapan bagi banyak orang tua saat memasuki tahun ajaran baru.

Pada saat peluncuran tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Morowali menyatakan bahwa seluruh siswa baru kelas 1 SD dan SMP akan mendapatkan bantuan seragam sekolah gratis, dengan distribusi dilakukan secara bertahap ke seluruh wilayah kabupaten.

Kini publik menunggu kejelasan pelaksanaan program tersebut pada tahun 2026. Pemerintah daerah dinilai perlu memberikan informasi secara terbuka mengenai alokasi anggaran, jumlah penerima manfaat, serta jadwal pendistribusian agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Janji kampanye pada akhirnya tidak diukur dari seberapa meriah peluncurannya, melainkan dari sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat. Jika program seragam sekolah gratis kembali direalisasikan secara menyeluruh pada 2026, maka itu menjadi bukti konsistensi pemerintah daerah. Namun jika tidak, masyarakat tentu berhak mempertanyakan komitmen yang pernah disampaikan saat masa kampanye.

Di tengah kebutuhan pendidikan yang semakin besar, warga Morowali kini menunggu jawaban: seragam sekolah gratis 2026 akan terealisasi atau hanya menjadi janji yang tinggal dikenang dalam seremoni tahun lalu?

Tim Redaksi RN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.