Kasus Duyu: Polresta Palu Periksa 9 Saksi, Orang Tua Terduga Pelaku Ikut Dimintai Keterangan Pengejaran Masih Berlangsung

oleh -371 Dilihat
Screenshot

Radarnasional,PALU – Penyidikan kasus pembunuhan sadis satu keluarga di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, terus dikebut. Meski terduga pelaku, Aan Kurniawan, belum berhasil ditangkap hingga memasuki hari ke-10 pascakejadian, Polresta Palu memastikan seluruh personel yang terlibat masih bekerja maksimal untuk mengungkap kasus tersebut.

Kasubsi PIDM Humas Polresta Palu, Aiptu Kadek Aruna, mengatakan Satreskrim Polresta Palu telah memeriksa sembilan orang saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

“Satreskrim Polresta Palu sudah melaksanakan proses penyelidikan dan memeriksa sembilan orang saksi. Terdiri dari satu saksi korban, yakni istri korban yang saat itu masih hidup, dua orang tua dari terduga pelaku, serta saksi-saksi lain yang berada di tempat kejadian perkara,” ujar Kadek, Jumat (7/8/2026).

Menurutnya, pemeriksaan para saksi dilakukan untuk memperkuat alat bukti sekaligus memperjelas rangkaian peristiwa yang terjadi pada 26 Juli 2026 lalu.

Kadek menambahkan, perkembangan terbaru dalam perkara tersebut adalah meninggalnya Nur Hanissa, istri Jamil, yang sebelumnya menjadi satu-satunya korban selamat. Setelah menjalani operasi di RS Undata Palu, Nur Hanissa tidak pernah kembali sadar hingga akhirnya meninggal dunia.

Dengan demikian, seluruh anggota keluarga yang menjadi korban dalam tragedi tersebut kini telah meninggal dunia. Sebelumnya, Jamil (32) dan putranya, Rizki (2), lebih dahulu tewas saat kejadian.

Di tengah sorotan masyarakat terkait belum tertangkapnya terduga pelaku, Polresta Palu menegaskan bahwa proses pengejaran tidak pernah dihentikan. Tim Jatanras Satreskrim Polresta Palu bersama personel Polsek Palu Selatan terus bergerak melakukan pencarian di sejumlah lokasi dan mendalami setiap informasi yang diperoleh dari hasil penyelidikan.

“Terduga pelaku sampai saat ini masih dalam proses pengejaran. Mohon doa dari seluruh masyarakat agar pelaku secepatnya dapat ditangkap. Personel Jatanras Polresta Palu bersama Polsek Palu Selatan masih terus bekerja keras melakukan pengejaran,” kata Kadek.

Ia menegaskan, Polresta Palu berkomitmen menuntaskan kasus tersebut dan tidak akan menghentikan upaya pencarian hingga terduga pelaku berhasil diamankan serta diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat setelah lambatnya penangkapan terduga pelaku memicu berbagai tanggapan di media sosial. Meski demikian, kepolisian memastikan penyidikan dan pengejaran tetap menjadi prioritas, sembari mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan terduga pelaku agar segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.